PLN Janji Pemadaman Berakhir Bulan Oktober

Padang, Obsessionnews - Perusahaan Listrik Negara (PLN) Sumatera Barat (Sumbar) menjanjikan pemadaman secara bergiliran di Sumbar hingga akhir Oktober. Sejumlah pembangkit listrik di Sumbar dalam pemeliharaan General Manager PT. PLN Sumbar Supryadi mengatakan, untuk pemadaman bergilir yang telah berlangsung beberapa minggu lalu, akan berakhir pada akhir Oktober mendatang. Hal ini didukung dengan selesainya pemeliharaan pembangkit yang ada saat ini. “Pemeliharaan semua pembangkit telah selesai dilakukan. Tinggal untuk Teluk Sirih selesai akhir bulan ini. Jadi, Insyallah tidak ada lagi pemadaman,” kata Supryadi usai acara Focus Group Discusion (FDG) tentang subsidi listrik tepat sasaran bersama media Rabu (21/10). Selain pemeliharaan kondisi cuca juga cukup membuat rumit kondisi ini. Kemarau yang melanda Sumbar saat ini berdapak terhadap debit air yang ada di danau Maninjau dan Singkarak. “PLTG di Sumatera Selatan yang menjadi harapan pun tidak bisa berbuat banyak karena terpapar kabut asap. Sehingga terjadi pengurangan daya 150 MW,” ujar Supryadi. Dalam kondisi musim basah ketika semua pembangkitkan mulai dari Teluk Sirih, Ombilin, Koto Panjang, Singakarak, Maninjau, Batang Agam menghasilkan 746 MW. Sementara untuk beban hanya 520 MW, jadi masih surplus sekitar 200 MW. Sosialisasi PLN Kurang Salah seorang warga Andaleh, Kota Padang Miko mengatakan, pemadaman secara bergiliran yang dilakukan PLN kurang sosialisasi. Contohnya, warga Andaleh itu tidak mendapat adanya info jadwal pemadaman bergilir. “Kadang malam, kadang siang dan juga ada pagi hari. Kami mau beraktivitas jadi terganggu dong,” ujar Miko. Terkait sosialisasi kata Supryadi ke depan pihaknya akan lebih gencar melakukan pemberitahuan terkait rencana pemadaman. (Musthafa Ritonga)





























