Harga Emas Tertekan Perumahan

Jakarta, Obsessionnews - Seperti biasa, saat dolar Amerika Serikat (AS) menguat harga emas justru anjlok. Pada bursa berjangka New York, harga logam mulia pada Senin (19/10) waktu setempat turun 0,87%. Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember turun 10,3 dolar AS menjadi 1.172,80 dolar AS per ounce. Penurunan harga emas ini, karena logam mulia dan dolar AS memang bergerak berlawanan arah. Intinya, jika dolar AS naik maka emas berjangka turun. Sebab, harga emas diukur dengan dolar AS dan menjadi lebih mahal bagi investor. Saat laporan National Association of Home Builders menunjukkan indeks pasar perumahan naik menjadi 64 pada Oktober ini, emas makin tertekan. Para analis mencatat, kenaikan indeks tersebut merupakan yang paling tinggi sejak tahun 2005 lalu.(Mahbub Junaidi)





























