Pemerintah Tambah Modal Bagi BUMD di Sumbar

Padang, Obsessionnews - Dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Sumatera Barat (Sumbar) mendapat tambahan modal agar kinerjanya lebih baik. Dua perusahaan daerah yang mendapat tambahan modal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) itu, Bank Nagari dan PT Jamkrida. Ketua Komisi III DPRD Sumbar, Supardi mengatakan, tambahan modal untuk Bank Nagari sebesar Rp20 Miliar dan dianggarkan dalam tahun ini. Sedangkan PT Jamkrida baru akan dianggarkan dalam APBB 2016. "Penambahan modal diharapkan kinerjanya semakin meningkat, sehingga deviden yang diberikan untuk daerah juga bisa lebih baik lagi," kata Supardi Senin (19/10). Khusus Bank Nagari, tambahan modal bagi perbankan itu diberikan, karena perseroan itu bergerak disektor keuangan dan peluang tumbuh dan berkembangnya terbilang menjanjikan. "Atas pertimbangan itu, DPRD Sumbar memberikan tambahan modal termasuk PT Jamkrida. Selain itu pelaksanaan modalnya, semua bisa diketahui secara transparan yang diaudit lembaga terpercaya," ujar Supardi. Menurut Supardi, pengawasan terhadap Bank Nagari melibatkan banyak pihak, otomatis modal yang diberi juga tak bisa dijalankan dengan main-main dan itulah yang menimbulkan kepercayaan DPRD untuk memberikan tambahan modal untuk Bank Nagari. Selain itu di Bank Nagari ada aturan perbankan yang harus dipatuhi. Tidak hanya diaudit oleh BPK tapi oleh OJK. Penambahan modal Rp20 miliar untuk Bank Nagari, maka jumlah anggaran yang telah diberi selama tahun 2015 adalah sebanyak Rp70 miliar. "Sebelumnya, Rp 50 miliar telah dianggarkan pada APBD induk. Rp45 miliar diantaranya telah dikucurkan, sementara sisany Rp5 miliar lagi diberikan bersamaan dengan penambahan Rp20 miliar pada APBD-P sekarang," sebut Supardi. Modal yang diterima tahun ini meningkat dibanding tahun 2014. Tahun lalu modal yang disalurkan sebesar Rp55 miliar. Sepanjang tahun itu deviden yang diberikan Bank Nagari sama yaitu sebesar adalah Rp70 miliar. (Musthafa Ritonga)





























