Jokowi: Sepakbola Harus Bisa Menyatukan

Jakarta, Obsessionnews - Presiden Joko Widodo mengapresiasi terselenggaranya kompetisi sepak bola piala presiden yang baru saja usai, dengan Persib Bandung keluar sebagai sang Juara. Jokowi takjub karena kompetisi tersebut berjalan cukup fairplay. "Yang pertama saya ingin ucapkan selamat terlebih dahulu atas tuntasnya kompetisi piala presiden yang pada saat ini berjalan dengan baik," ujar Jokowi usai menyaksikan pertandingan final antara Persib Bandung versus Sriwijaya FC di Stadion GBK, Jakarta, Minggu (18/10/2015). "Saya kira yang paling penting fairplay ya. Kita sulut tebak tebak siapa yang menang. Kemudian ada denda untuk yang berani pada wasit. Pemain gak berani mendekat apalagi mukul wasit. Selain sanksi ada denda fair ke pemain dan klub. Pertandingan bersih karena itu," lanjutnya. Sepakbola tidak serta merta dianggap sebagai ajang untuk memperebutkan hadiah, lebih dari itu Presiden Jokowi berharap sepakbola harus mampu menyatukan seluruh elemen. "Sepakbola harusnya mempersatukan bukan justru malah jadikan kita tidak satu. Ini yang harus digarisbawahi," kata Jokowi sambil mengajak perwakilan pememang piala presiden ke Istana Jakarta Senin (19/10/2015) sore. Karena piala presiden berhasil membawa euforia masyarakat yang positif maka dalam waktu dekat kompetisi selevel akan kembali digelar. Kompetisi ini diadakan ditengah berlangsungnya pembekuan terhadap PSSI sebagai induk sepakbola nasional. "Namanya dan apa apanya nanti karena ini akan ada terus. Seluruh klub kita harap apa seteruslah turnamen piala presiden ada terus. Sebentar lagi akan ada kompetisi lain lagi. Yang teknis tanyakan ke panitianya," terang Jokowi. (Has)





























