Mengalahkan Juve Harus Satu Level Diatasnya

Milan, Obessionews- Ivan Perisic, gelandang Inter Milan yakin Juventus tak akan menang menghadapi mereja ketika bertemu di San Siro dalam pertandingan Serie A, Minggu (18/10/2018) waktu setempat. Serie A pekan ini ada 2 big match, satu lagi Napoli melawan Fiorentina, pada hari yang sama. Napoli, Fiorentina, Inter Milan adalah 3 tim yang disebut berpeluang scudetto musim ini. Tapi Perisic belum berani mengatakan siapa yang akan menjadi juara Serie A. "Masih terlalu pagi. Tapi saya rasa akan ada kejutan. Juventus tak akan scudetto," lanjut gelandang timnas Kroasia ini. "Saya tak mau meramal siapa yang akan menang di laga derby de Italia, tapi untuk mengalahkan Juve, butuh bermain dengan hati, pikiran dan sedikit keberuntungan. Mereka tim tangguh. Meski Paul Pogba absen (cedera). Rivalitas kami? Saya masih terlalu muda ketika calciopoli (skandal pengaturan skor di Serie A pada 2005 yang mengakibatkan Juve dihukum degradasi ke Serie B, dan gelar juara Juve diberikan pada Inter). Saya lebih tertarik membicarakan apa yang terjadi di lapangan. Ini pertandingan sangat menarik, bahkan teman saya menanyakan tentang tiket pertandingan. Ini menggambarkan laga ini memberikan saya perasaan yang sulit dilukiskan. Inter yang kami punya sejak awak musim tak cukup mengalahkan Juve. Kami harus meningkatkan level permainan," papar mantan pemain Wolfsburg ini. Inter memimpin klasemen hingga pekan ke 7, sampai Fiorentina menghancurkan mereka 1-4. "Pertandingan ini memberi pelajaran pada kami. Karena itu pelatih mengubah cara bermain, karena saat itu kami main tidak pada tempatnya. Posisi favorit saya adalah sayap kiri, dari ketika saya berusia 14." Perisic mengaku hubungan dia dengan Roberto Mancini baik- baik saja. "Ia atasan saya, jadi harus menuruti dia. Ia mengajari saya banyak hal, bahkan dari soal taktik," pungkas pencetak gol tunggal Kroasia saat mengalahkan Malta, yang memastikan langkah negaranya ke Euro 2016 ini. (football italia/baron)





























