Yusuf Mansur Kirim Tim Relawan Asap ke Sumatera

Jakarta, Obsessionnews – Beberapa provinsi di Indonesia sangat memprihatinkan akibat kepungan kabut asap. Upaya pemerintah hingga kini dianggap masih belum menunjukkan hasil yang signifikan. Persoalan kabut asap yang telah berlangsung 17 tahun ini mendorong Ustad Yusuf Mansur, Kamis pagi (15/10), mengirimkan Tim Relawan Asap PPPA Daarul Qur'an ke Jambi dan Riau untuk membantu masyarakat di sana. Selain nanti akan melakukan sholat istisqo dan doa bersama, rombongan Tim Relawan Asap PPPA Daarul Qur'an yang terdiri dari dokter dan tim medis lainnya juga membawa peralatan yang lain, diantaranya, obat-obatan. "Mohon doanya buat Tim Relawan Asap PPPA Daarul Qur'an, insyaallah pagi ini akan berangkat ke Jambi dan Riau melalui jalan darat. Ini untuk melengkapi ikhtiar Daqu setelah melakukan sholat istisqo' dan doa bersama. Tim terdiri dari dokter dan tim medis lainnya serta membawa obat2an,” tulis akun instigram resmi yusufmansurnew. Rombongan yang dilepas oleh ketua Daarul Qur'an H.Anwar Sani, H Tarmizi dan rekan-rekan dari PPPA ini diharapkan semoga kegiatan amal ini berjalan dengan mudah dan diberikan kelancaran oleh Allah swt. “Semoga mendapat kemudahan dan kelancaran, aamiin,” ucap netizen jonruginting. “Ya allah slamat kan n lancar kan prjalanan mreka smpai ke tempat tujuan…slmat berjuang,” pungkas aysanisa76Amin mengomentari. Kabut asap yang disebabkan oleh kebakaran hutan dan lahan ini telah menyebabkan ribuan orang menderita Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA). Dinas Kesehatan Provinsi Riau menyatakan warga menderita ISPA telah mencapai 20.901 orang, Angka penderita tersebut merupakan akumulasi dari 29 Juni hingga 12 September 2015. Warga juga menderita pneumonia sebanyak 454 orang, asma 893 orang, iritasi mata 1.356 orang dan iritasi kulit 1.920 orang. Hingga kini terdeteksi Kepala Stasiun Meteorologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sugarin mengatakan di Sumsel terdapat 363 titik panas. Riau ada 2, kemudian Lampung 9, Bengkulu 8, Jambi 1, Bangka Belitung 31. (Popi Rahim)





























