Luhut Tegaskan Program Bela Negara Tak Bebani Uang Negara

Luhut Tegaskan Program Bela Negara Tak Bebani Uang Negara
Jakarta, Obsessionnews - Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Luhut Binsar Panjaitan mengatakan program bela negara yang sedang digodok pemerintah akan dilakukan secara bertahap sehingga tidak akan membebani keuangan negara khususnya Kementerian Pertahanan. "Hemat saya tidak akan membebani, karena bagaimanapun kita harus memulai apakah itu akan tercapai beberapa tahun ke depan," ujar Luhut di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Kamis (15/10/2015). Luhut menjelaskan program bela negara sangat penting dalam rangka mendisiplinkan generasi muda. Program ini juga akan dimasukkan dalam kurikulum pendidikan dari tingkat SMA hingga perguruan tinggi. Namun, ia tak menjelaskan secara detil perbedaan konsep pendidikan bela negara dengan wajib militer. "Saya kira kita lihat dari kemampuan anggaran belanja," tegasnya. Pemerintah seperti diketahui tengah menyiapkan konsep Rancangan Undang-undang Bela Negara sebagaimana diatur dalam Undang-undang Nomor 3 tahun 2002 tentang pertahanan negara. Konsep tersebut dinilai mampu meningkatkan disiplin dan etos kerja masyarakat. Konsep RUU ini dicanangkan setelah Kementerian Pertahanan mewacanakan merekrut 100 juta kader bela negara dari seluruh Indonesia mulai tahun ini. Menurut Menhan Ryamizard Ryacudu, keberadaan kader bela negara sangat penting dan mendesak. (Has)