Diklat Bela Negara untuk Perkuat Jiwa Korsa dan Patriotisme

Diklat Bela Negara untuk Perkuat Jiwa Korsa dan Patriotisme
Subang, Obsessionnews – Guna meningkatkan jiwa korsa aparatur, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang tahun 2015 akan mengirimkan para pejabatnya untuk mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) semacam Bela Negara. Menurut Bupati Subang, Ojang Sohandi, pelaksanaannya akan bekerja sama dengan Wingdik Tekkal Lanud Suryadarma Kalijati yang akan dilaksanakan pada akhir Nopember atau akhir Desember 2015. “Yang dikirim baru eselon 2 saja. Kemudian Camat,” ujar Ojang kepada obsessionnews.com di ruang kerjanya, Kamis (15/10/2015). Sedangkan untuk kalangan masyarakat umum, katanya dengan memprioritaskan para pemuda dan kepala desa yang baru dipilih. Bekerja sama dengan Astahanas. Melalui pendidikan Bela Negara, kata Ojang diperlukan untuk memperkuat jiwa korsa dan jiwa patriotisme pada diri aparatur. “Kenapa saya perlukan jiwa korsa dan patriotisme yang kuat? Saya yakin untuk tingkat eselon 2 sudah pada pintar dan cerdas. Tetapi kita butuh memperkuat jiwa korsa dan patriotisme,” ujarnya menjelaskan. Mengenai konsep yang ideal ialah sasarannya melahirkan pejabat dengan kepemimpinan yang baik. Menghasilkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang profesional. Bagi Camat menjadi teritorial yang baik dan benar. [caption id="attachment_66755" align="aligncenter" width="640"]Bupati Subang, Ojang Sohandi saat memberikan penjelasan tentang Bela Negara kepada Obsession News di Ruang Kerjanya Bupati Subang, Ojang Sohandi saat memberikan penjelasan tentang Bela Negara kepada Obsession News di Ruang Kerjanya[/caption] Output yang diharapkan, kata Ojang ialah mampu membentuk displin dan jiwa korsa aparatur yang kuat. “(Aparatur) kalau ditanya tentang tupoksi menyusun program, laporan keuangan mungkin mereka sudah pada jago. Kemampuan itu harus diiringi dengan jiwa korsanya kuat, jiwa disiplinnya kuat itu yang kami harapkan,” tegas Ojang. Walaupun sudah cukup tetapi jiwa korsa aparatur pemerintah dinilai masih kurang. Jiwa korsanya harus seperti ABRI jiwa korsanya full. “Diantara PNS-nya sendiri masih suka ada bentrokan,” jelasnya. Jika dengan penilaian antara 1 sampai 10, jiwa Korsa dan disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS) Subang Ojang memberikan nilai 7. “(Dengan nilai 7) memang cukup tapi ‘kan Jiwa Korsa dan Disiplin harus full,” imbuhnya. Untuk penyelenggaraan Diklat Bela Negara pihak Pemkab menganggarkan sekitar 200 – 300 juta rupiah. Hal senada dikatakan Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Budparpora), Asep Nuroni, yang mendukung dengan pendidikan bela negara. Karena bisa menumbuhkan disiplin kuat, badan sehat dan hidup menjadi terarah. “Dengan (Pendidikan) Bela Negara fisik jadi kuat, disiplin menjadikan hidup teratur dan terarah,” ujarnya. Dalam prosesnya fisik dan mental diolah dan dibentuk melalui kedisplinan. (Teddy)