Sohibul Iman Siap Jadi Capres 2019

Manokwari, Obsessionnews – Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) 2019 masih lama. Namun, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bertekad akan mengajukan kadernya sendiri sebagai calon presiden (capres) dalam Pilpres mendatang. "Calonnya bisa siapa saja. Kalau Presiden PKS Sohibul Iman dicalonkan dia juga akan siap," kata Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid dalam orasi politiknya pada acara pembukaan Musyawarah Wilayah (Muswil) PKS Papua Barat di Manokwari, Minggu (11/10/2015). Menurut Hidayat yang juga Wakil Ketua MPR, agar bisa mengajukan calon sendiri PKS menargetkan menjadi partai papan atas dengan target perolehan suara di atas 10 persen dalam Pemilu 2019. "Kader-kader PKS di seluruh Indonesia akan bekerja keras untuk mencapai target tersebut," tandasnya. Kerja kader-kader PKS akan melingkupi pelayanan, pemberdayaan, dan pembelaan kepada masyarakat luas. "Dan PKS pun siap bekerjasama dengan berbagai komponen masyarakat tanpa memandang suku, agama, dan budaya sepanjang untuk kepentingan umat dan bangsa," jelasnya. Nama Sohibul Iman mulai mencuat ketika menjadi Wakil Ketua DPR periode 2013-2014, menggantikan Anis Matta yang terpilih sebagai Presiden PKS. Popularitasnya semakin melejit ketika ia dipilih sebagai Presiden PKS, menggantikan Anis Matta, dalam Musyawarah Majelis Syuro PKS di Bandung, Senin (10/8/2015). Pria bernama lengkap Muhammad Sohibul Iman ini dilahirkan di Tasikmalaya, Jawa Barat, 5 Oktober 1965. Sejak mendapat amanah menjadi orang nomor satu di partai kader dan dakwah itu, Sohibul bekerja ekstra keras untuk menaikkan status PKS dari partai papan menengah menjadi partai papan atas pada Pemilu 2019. Dalam tiga kali pemilu, yakni Pemilu 2004, Pemilu 2009, dan Pemilu 2014 perolehan suara PKS sekitar 7% dan berada di papan menengah. Pada Pemilu 2019 PKS ingin meraih suara 10% dan berada di papan atas. (rol/arh)





























