Perbaikan Nilai Rupiah Tanda Perbaikan Ekonomi

Bandung, Obsessionnews - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Shohibul Iman berharap, penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) dan kebijakan ekonomi jilid III pemerintahan Jokowi dapat memperbaiki kondisi ekonomi di Indonesia. Shohibul Iman menyampaikan apresiasinya terhadap perkembangan nilai rupiah saat ini. Menurutnya, perbaikan nilai rupiah ini merupakan tanda perbaikan ekonomi di masyarakat. Presiden PKS menegaskan, peran partai politik (parpol) dalam mendorong penyelesaian masalah negara harus menjadi pemikiran bersama, partai politik haruslah mampu menjadi jalan keluar bagi permasalahan tak hanya di bidang politik tetapi juga ekonomi. “Hal ini karena persoalan ekonomi telah menjadi masalah utama yang saat ini terjadi di tengah masyarakat,” tandas Shohibul Iman saat Muswil ke-4 PKS Jawa Barat di Hotel Grand Aquila Bandung, Sabtu (10/10). Ia menegaskan, keberadaan parpol baik sebagai legislatif maupun eksekutif hendaklah menjadi pendorong perbaikan langkah-langkah penuntasan masalah ekonomi negara. Prestasi dan reputasi, menurut Iman, tidak bisa dibentuk dalam waktu singkat, keduanya dibangun dalam waktu yang panjang. "Karena masyarakat dapat menilai siapa yang benar-benar konsisten terus menerus berkhidmat (bekerja) untuk rakyat," paparnya. Iman menekankan motto kerja PKS ‘Berkhidmat Untuk Rakyat’. Karena sebagai partai dakwah, tujuan utama PKS tak lain adalah sepenuhnya memberi kemanfaatan bagi masyarakat. Ia pun membahas beberapa hal mengenai berkhidmat untuk rakyat. Pertama, perbedaan dua jenis pemimpin ada pemimpin yang hanya bisa berperan dan bekerja sebagai pemimpin ketika menduduki sebuah jabatan. “Ada juga pemimpin yang bisa menjalankan peran dan bekerja memimpin meski tidak menduduki sebuah jabatan. PKS dalam hal ini hendaknya menjadi tipe yang kedua. Sekalipun posisi PKS tidak memimpin, peran dan kerja dalam masyarakat selalu dilakukan,” tuturnya. Musywil ke-4 ini dilanjutkan hari Minggu (11/10) dengan diisi gerak jalan sehat para pengurus, kader dan simpatisan PKS jabar di Lapangan Tegallega Bandung diikuti ribuan peserta. (Dudy Supriyadi)





























