Cina Mulai Internasionalisasi Yuan, Tantang Dominasi Dolar AS

Cina Mulai Internasionalisasi Yuan, Tantang Dominasi Dolar AS
Beijing - Bank Sentral Cina telah memulai sistem pembayaran global yang memberikan peluang bagi penggunaan mata uang yuan pada transaksi lintas batas. Sistem Pembayaran Internasional Cina (CIPS) digulirkan untuk internasionalisasi yuan dan menantang dominasi dolar AS. "Pembentukan CIPS merupakan tonggak penting dalam internasionalisasi yuan, menyediakan infrastruktur yang akan menghubungkan pengguna yuan global melalui satu sistem tunggal," kata Helen Wong, kepala eksekutif HSBC Cina, sebagaimana dikutip Financial Times. CIPS akan menerima pembayaran dalam perdagangan lintas batas, investasi langsung, pembiayaan dan pengiriman uang pribadi. Sistem ini terbuka untuk operasi 11 jam sehari. Transaksi CIPS pertama dilakukan oleh Standard Chartered Bank untuk IKEA, Swedia. Sebanyak 19 bank telah diizinkan untuk menggunakan CIPS;delapan dari mereka di antaranya adalah anak perusahaan bank asing Cina, termasuk Citi, Deutsche Bank, HSBC dan ANZ. Sebelum meluncurkan CIPS, transfer dalam mata uang Cina bisa dilakukan sebagian besar melalui bank lepas pantai kliring di Hong Kong, Singapura atau London. Sementara prosedur lama dinilai lambat dan mahal, sistem baru ini diharapkan dapat secara signifikan mengurangi biaya dan waktu untuk transfer uang. Cina juga berusaha untuk mengurangi ketergantungannya pada organisasi layanan transaksi global SWIFT. (irib.ir)