Awas Bahaya Serangan Budaya Rusak Generasi Muda

Awas Bahaya Serangan Budaya Rusak Generasi Muda
Tasikmalaya, Obsessionnews - Anggota Komisi I DPR RI Mayjen TNI (Purn) Supiadin Aries Saputra meminta kepada masyarakat Tasikmalaya dan Jawa Barat untuk menjaga moral anak anak dan generasi muda. Berbicara di hadapan ribuan Ibu-ibu majelis ta'lim di lapangan Dadaha Tasikmalaya, Minggu (11/10), Supiadin Aries memeparkan bahwa ada bangsa asing yang tidak ingin Indonesia besar. Mereka menyerang bangsa Indonesia dengan merusak budaya dengan sasaran utama anak anak dan generasi muda. "Ada negara asing yang tidak suka kalau Indonesia besar. Mereka sengaja mau merusak moral generasi muda kita, karena kalau moral generasi muda kita rusak maka rusaklah negara dan bangsa kita," tuturnya mengingatkan. Supiadin Aries menandaskan, dalam persaingan dunia yang semakin ketat, peperangan antar bangsa tidak melalui angkatan perang yang membutuhkan biaya besar. Perang di masa depan melalui perang budaya melalui media massa dan media sosial. SA2- Ia memaparkan, meskipun memberi kemudahan, teknologi informasi memiliki dampak negatif jika tidak dikendalikan dengan baik. Informasi yang masuk ke rumah rumah melalui televisi dan internet memiliki dampak negatif terhadap perkembangan moral anak-anak. Disamping merusak moral, potensi merusak persatuan bangsa juga masuk melalui aliran aliran keagamaan yang menyimpang. Mereka mengaku sebagai aliran agama tetapi sebenarnya hanyalah gerakan politik. Seperti gerakan ISIS yang mengaku sebagai gerakan Islam padahal itu hanyalah gerakan radikal. Supiadin Aries meminta kepada orang tua untuk menjaga anak anak dari serangan masuknya aliran menyimpang yang berpotensi merusak persatuan bangsa. Tabligh Akbar yang berlangsung di lapangan Dadaha juga menghadirkan Ustad Kembar Muhammad Yusuf (Adi) dan Muhammad Alwi Yusuf (Alwi) untuk memperingati Tahun Baru Islam 1437 H dengan Tema: "Melalui Peringatan Thn Baru Islam 1437 H Kita Junjung Tinggi Islam Sebagai Rahmatan Lil Alamin". Kepada para ulama yang hadir, Supiadin Aries juga menghimbau agar potensi umat Islam diberdayakan untuk mengatasi problem kemiskinan. Menurutnya, jika sepuluh persen saja potensi umat Islam yang mampu menyumbangkan potensinya untuk membantu yang lemah, maka kemiskinan di Indonesia akan segera diatasi. (Red)