Pramono: Pemerintah Tak Akan Gubris Hasil Survei

Pramono: Pemerintah Tak Akan Gubris Hasil Survei
Jakarta, Obsessionnews - Sekretaris Kabinet Pramono Anung menegaskan pemerintahan Presiden Jokowi tidak akan terpengaruh dengan hasil penelitian lembaga survei. Pemerintah akan bekerja dengan segala daya upaya untuk bisa mengatasi persoalan yang tengah dihadapi. "Survei kan tetap survei. Ya masa pemerintah bekerja berdasarkan survai itu? Enggak juga lah," ujar Pramono di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (9/10), menanggapi hasil survei Indo Barometer yang menyatakan popularitas Presiden Jokowi menurun. Indo Barometer merilis hasil riset yang menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap satu tahun pemerintahan Jokowi-JK sebesar 46 persen. Angka ini menurun jika dibandingkan hasil survei Indo Barometer pada enam bulan pemerintahan Jokowi-JK yakni 57,5 persen. Pramono mengapresiasi survei tersebut dan tidak membantah bahwa sentimen negatif publik terhadap pemerintah sedang menurun. Ia menilai hal itu wajar karena pada saat survei dilakukan rupiah sedang merosot. Nilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS mencapai angka Rp 14.800. Pada saat yang sama juga terjadi kebakaran hutan dan lahan di sejumlah daerah. "Tapi kalau survei dilakukan pada hari ini, kami yakin persoalan kepuasan publik terhadap Presiden Jokowi, pada pemerintahan akan naik kembali," kata Pramono. Mantan Wakil Ketua DPR itu yakin publik akan kembali menaruh kepercayaan yang tinggi kepada pemerintah. Kepercayaan publik akan meningkat dilandasi menguatnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS serta komitmen Presiden Jokowi untuk mengupayakan pemadaman kebakaran hutan dan lahan. "Kami meyakini kalau turbulensi ini bisa diatasi dan juga persoalan-persoalan asap mudah-mudahan dalam waktu dekat akan diatasi, kami yakin persoalan ini kepuasan publik terhadap Presiden Jokowi, pada pemerintahan akan naik kembali," terangnya. (Has)