KKP Dongkrak Populasi Ikan Air Tawar dan Laut

KKP Dongkrak Populasi Ikan Air Tawar dan Laut
Jakarta, Obsessionnews - Turunnya populasi ikan air tawar serta laut perlu ditanggapi serius. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pun sudah menyiapkan jurus guna menanganinya. Menteri Susi Pudjiastuti bilang, dia punya program melepas bermacam spesies ikan air tawar seperti betok, tawas, sampai udang galah air tawar. Sedangkan di laut, ada udang windu yang juga bakal dilepaskan. Perintah itu pun sudah disampaikan kepada Direktorat Jenderal Budidaya KKP untuk menyebar bibit ikan air tawar serta laut ke alam bebas. Tujuannya, meningkatkan populasi. "Saya perintahkan UPT (Unit Pelaksana Teknis) di KKP buat lepas bibit di alam. Di darat seperti sungai, waduk, situ, sungai kita lepas ikan betok, bogo, tawas, udang galah. Kalau di Kalimantan dan Sumsel juga ada ikan (lokal) yang mau kita lepas. Kalau di pantai Selatan Jabar akan dilepas bibit udang windu," kata Susi di Kantornya, Jakarta, Jumat (9/10). Nantinya, setelah populasi meningkat, para penduduk serta nelayan lokal tak lagi kesulitan memperoleh ikan. Juga, bisa dimanfaatkan sebagai sumber protein murah serta pendapatan bagi masyarakat. "Jangan sampai stok habis. Kita (penduduk kota) bisa beli ikan ke supermarket, masuk troli dan pulang. Di alam nggak bisa karena mereka harus tangkap," kata Susi. Sementara itu, Ditjen Perikanan Budidaya KKP Slamet Subjakto mengatakan, bibit ikan dan udang bakal dipenuhi dari pusat pembibitan kepunyaan KKP dengan anggaran sebanyak Rp 5 miliar. Sementara di tahun 2016 nanti, dana yang disediakan mencapai Rp 20 miliar. "Tahun ini sudah berlangsung dan tahun depan dilanjutkan. Tujuannya, jelas untuk perbaharui stok yang mulai punah dan tambah stok jadi lebih banyak," kata Slamet. (Mahbub Junaidi)