Paket Kebijakan Ekonomi Harus Mengena

Paket Kebijakan Ekonomi Harus Mengena
Padang, Obsessionnews - Kebijakan paket ekonomi Jilid III yang diluncurkan pemerintah dapat mendongkrak perekonomian akibat kelesuan ekonomi, namun dinilai belum menyentuh substansial. Masyarakat, pelaku ekonomi seperti pengrajin dan UMKM menghendaki stabilitas listrik. Ekonom dari Universitas Andalas (Unand) Padang, Sumatera Barat (Sumbar) Suafruddin Karimi mengatakan, masyarakat dan industri kecil seperti UMKM tidak akan keberatan tarif listrik naik jika pemerintah menjamin tidak terjadi pemadaman. "Dinaikkan harga 10 persen misalnya, konsumen mau, asal listrik tetap stabil," kata Syafruddin Karimi kepada obsessionnews.com saat dihubungi Kamis (8/10) sekitar pukul 17:38 WIB. Menurut Syafruddin Karimi, yang dibutuhkan konsumen terutama pelaku ekonomi kecil, ada jaminan listrik tidak sering mati ada pemadaman. Akan sangat mengganggu usaha mereka yang bergerak di sektor riil. Bagaimana mau berusaha, jika usaha mereka tidak bisa jalan, akibat listrik sering mati. Menurut Syafruddin Karimi, persoalan substansial adalah persoalan listrik, ketimbang Bahan Bakar Minyak (BBM). Persoalan BBM dinilai tidak terlalu menghambat laju ekonomi, tapi masalah listrik dinilai sangat menghambat ekonomi, apabila tidak ada jaminan untuk stabilitas listrik. Pemerintah Rabu (7/10) meluncurkan paket kebijakan ekonomi tahap ketiga meliputi Penurunan Harga BBM, Listrik dan Gas. Kemudian perluasan Penerima KUR dan Penyederhanaan Izin Pertanahan untuk kegiatan penanaman Modal. (Musthafa Ritonga)