Pustakawan Harus Ikuti Perkembangan Zaman

Padang, Obsessionnews - Sumatera Barat (Sumbar) ditunjuk menjadi tuan rumah Kongres XIII dan Seminar Nasional Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI). Pustakawan dalam era globalisasi harus menguasai teknologi informasi (TI) agar bisa memberikan layanan prima pada pemustaka. Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (PNRI) Sri Sularsih mengajak semua pustakawan supaya terus meningkatkan kemampuan serta mengikuti perkembangan zaman dan menguasai bidang ilmu dizamannya dengan rajin membaca terkait hal yang dibutuhkan. "Pustakawan tidak hanya mengurusi buku, tetapi juga harus sering membaca buku," kata Sri Sularsih saat membuka Kongres XIII dan Seminar Nasional Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) di aula Gubernuran Sumatera Barat (Sumbar), Selasa (7/10). Menurut dia, upaya yang bisa dilakukan adalah dengan rajin membaca terkait hal yang dibutuhkan. "Pustakawan tidak hanya mengurusi buku, tetapi juga harus sering membaca buku," katanya.
Dalam kesempatan itu, Sri Sularsih meminta kepada 700 peserta kongres supaya memanfaatkan moment tersebut untuk memilih figur ketua yang visioner dan dinamis hingga mampu membawa IPI ke arah yang lebih baik. Selain itu, dia juga menyampaikan terima kasih pada Sumbar yang telah bersedia menjadi tuan rumah kongres XIII IPI. Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, Ali Asmar mengatakan, Sumbar ditunjuk sebagai tuan rumah kegiatan sebagai sebuah kehormatan. "Kita berharap, selain mendapatkan sesuatu yang berharga untuk kemajuan IPI dan Indonesia secara umum, peserta juga bisa menikmati potensi wisata di Sumbar, baik wisata alam maupun wisata kuliner," kata Ali Asmar. Sebelum dibuka secara resmi, kongres IPI XIII juga dimeriahkan dengan pawai puluhan mobil pustaka keliling yang berasal dari kabupaten dan kota di daerah itu. Kepala Badan Perpustakaan dan Arsib Sumbar, Alwis mengatakan, road show mobil pustaka keliling dilakukan sebagai salah satu upaya untuk memeriahkan kongres IPI di Sumbar. (Musthafa Ritonga)
Dalam kesempatan itu, Sri Sularsih meminta kepada 700 peserta kongres supaya memanfaatkan moment tersebut untuk memilih figur ketua yang visioner dan dinamis hingga mampu membawa IPI ke arah yang lebih baik. Selain itu, dia juga menyampaikan terima kasih pada Sumbar yang telah bersedia menjadi tuan rumah kongres XIII IPI. Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, Ali Asmar mengatakan, Sumbar ditunjuk sebagai tuan rumah kegiatan sebagai sebuah kehormatan. "Kita berharap, selain mendapatkan sesuatu yang berharga untuk kemajuan IPI dan Indonesia secara umum, peserta juga bisa menikmati potensi wisata di Sumbar, baik wisata alam maupun wisata kuliner," kata Ali Asmar. Sebelum dibuka secara resmi, kongres IPI XIII juga dimeriahkan dengan pawai puluhan mobil pustaka keliling yang berasal dari kabupaten dan kota di daerah itu. Kepala Badan Perpustakaan dan Arsib Sumbar, Alwis mengatakan, road show mobil pustaka keliling dilakukan sebagai salah satu upaya untuk memeriahkan kongres IPI di Sumbar. (Musthafa Ritonga) 




























