80 Persen Penonton Moto GP Sepang Dari Indonesia

80 Persen Penonton Moto GP Sepang Dari Indonesia
Jakarta, Obsessionnews - Menpora Imam Nahrawi menghadiri rapat terbatas dengan Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) membahas kesiapan Indonesia sebagai penyelenggara balapan Moto GP. "Gagasan penyelenggaraan Moto GP di Indonesia direspon langsung oleh Presiden Joko Widodo. Pasalnya orang Indonesia menjadi yang terbanyak nonton Moto GP dan F1 di Malaysia-Singapura," jelas anggota wantimpres, Soeharso Manoarfa di Jakarta, Rabu (7/10/2015). Ananda Mikola, mantan pembalap membenarkan pendapat itu. "80 persen penonton Moto GP di Sepang, Malaysia adalah orang Indonesia," jelas dia. Turut hadir dalam pertemuan ini, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimoeljono, Menteri Pariwisata, Arif Yahya, Ketua umum Ikatan Motor Indonesia, Nanan Soekarna, Tinton Soeprapto, mantan pembalap, serta anggota DPR sekaligus pembalap, Ananda Mikola. Menpora yakin dengan adanya Moto GP maka berbagai sektor pendapatan bisa terangkat. Tapi DPR mempertanyakan status sirkuit Sentul, jika jelas maka Dewan bisa mudah menyetujuinya. Menteri Pariwisata mengatakan dampak dari Moto GP sangat besar, siaran langsung disiarkan ke 60 negara dan 207 stasiun televisi. Potensi uang yang diraih adalah Rp 3 Triliun. "Kami akan bantu sisi promosinya," tegas Arif Yahya. Menteri PUPR juga siap membantu infrastrukturnya. Nanan Soekarna mengatakan Indonesia jangan kalah dengan negara lain. Mengenai status sirkuit Sentul, Tinton Soeprapto menyebutkan bahwa pemilik sirkuit Sentul adalah swasta pindahan dari sirkuit Ancol. "Jangan dibeli. Tapi manfaatkan saja. Sentul sirkuit grade 3. Untuk jadi grade 1 luas tanah harus 75 hektar," jelas Tinton. (ant/baron)