Raam Punjabi, Pevita Pearce, Annisa Hertani Hadiri BIFF 2015 di Korsel

Jakarta, Obsessionnews – Ajang Busan International Film Festival (BIFF) 2015 di Korea Selatan menjadi tolak ukur bagi perfilman asia. Film Aach…Aku Jatuh Cinta (AAJC) bergaya retro yang disutradarai oleh Garin Nugroho tayang perdana di Busan International Film Festival (BIFF) 2015, Senin (5/10/2015). Tak heran, produser film AAJC Raam Punjabi turut serta menghadiri screening pertama dalam festival bergengsi ini. “Kita berangkat berempat ke Busan, sementara Raam Punjabi sudah terlebih dahulu berada disana,” ucap Garin Nugroho dalam konferensi pers film AAJC di di kantor MVP Pictures, di Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (6/10/2015). AAJC yang diputar tiga kali, yaitu 5, 8, dan 9 Oktober 2015 dalam segmen ‘A window of asian cinema’, dengan judul Internasional AAJC diganti menjadi ‘Chaotic Love Poems’. Dalam pemutaran film AAJC kedua dan ketiga, Pevita Pearce, Annisa Hertani akan turut menyaksikan film tersebut. Sementara pemeran utama pria film AAJC Chicco Jerikho tidak dapat menghadiri acara BIFF ini.
AAJC akan bersanding dengan film-film karya sutradara kelas festival seperti Jafar Panahi yang membawa film ‘Taxi Tehran’ yang juga menang di Berlinale 2015 (Golden Bear). “Busan menjadi sebuah festival yang istimewa diwilayah Asia. Di tahun ke-20 ini BIFF makin penting bagi pembuat film untuk menampilkan karya-karya terbaiknya. Kalau melihat jadwal festivalnya, sebagian peserta yang ikut merupakan pemenang di festival-festival besar seperti Cannes, Berlin dan Venesia. Walaupun sifatnya hanya showcase saja, tapi penting untuk sutradara-sutradara pendatang,” tutur Garin. Film yang mengambil setting tahun 70-an ini bercerita mengenai kisah percintaan dua anak manusia, Yulia (Pevita Pierce) dan Rumi (Chicco Jerikho) yang tumbuh sejak kecil saat mereka bertetangga. Hubungan yang unik, puitis, naïf, penuh kekonyolan, tragic dan sangat komikal mewarnai perjalanan cinta mereka. Perubahan zaman selam tiga decade ikut merubah gaya hidup dan rasa cinta orang-orang sekitar, juga Rumi dan Yulia. (Popi Rahim)
AAJC akan bersanding dengan film-film karya sutradara kelas festival seperti Jafar Panahi yang membawa film ‘Taxi Tehran’ yang juga menang di Berlinale 2015 (Golden Bear). “Busan menjadi sebuah festival yang istimewa diwilayah Asia. Di tahun ke-20 ini BIFF makin penting bagi pembuat film untuk menampilkan karya-karya terbaiknya. Kalau melihat jadwal festivalnya, sebagian peserta yang ikut merupakan pemenang di festival-festival besar seperti Cannes, Berlin dan Venesia. Walaupun sifatnya hanya showcase saja, tapi penting untuk sutradara-sutradara pendatang,” tutur Garin. Film yang mengambil setting tahun 70-an ini bercerita mengenai kisah percintaan dua anak manusia, Yulia (Pevita Pierce) dan Rumi (Chicco Jerikho) yang tumbuh sejak kecil saat mereka bertetangga. Hubungan yang unik, puitis, naïf, penuh kekonyolan, tragic dan sangat komikal mewarnai perjalanan cinta mereka. Perubahan zaman selam tiga decade ikut merubah gaya hidup dan rasa cinta orang-orang sekitar, juga Rumi dan Yulia. (Popi Rahim) 




























