Kapsul Waktu Sumbar Disambut Meriah Tim Kapsul Waktu Jambi

Padang, Obsessionnews - Penyambutan Ekspediai Kapsul Waktu (EKW) 2085 Sumbar oleh EKW 2085 Jambi meriah. Mulai perbatasan Sumbar dengan Jambi sudah disambut. Namun ada yang berbeda. Saat tim Ekspedisi Kapsul Waktu melintas batas Sumbar-Jambi di Sungai Rumbai dan Rantau Ikil, tokoh masyarakat setempat bingung soal garis batas dua provinsi ini. "Kami ini bingung soal batas Jambi-Sumbar ini, adanya rombongan ekspedisi waktu yang katanya menampung resolusi dan aspirasi masyarakat dari Sabang sampai Merauke untuk itu, tolong sampaikan ke pemerintah dan jelaskan soal status perbatasan ini pak masa daerah kami tinggal sepanjang 500 meter ini diakui oleh dua provinsi kami bingung kami ini Jambi atau Sumbar," ujar salah seorang tokoh masyarakat setempat, Uda Lis, Selasa (6/10). Akibat batas wilayah tidak jelas, masyarakat yang tinggal di jalur tersebut selalu mengalami kesulitan dalam hal urusan birokrasi. "Kami harus mengurus dua KTP pak selain itu kedua provinsi sama sama memungut PBB pada kami, berat juga jadi warga diakui dua provinsi ini," ujarnya.
Kontroversi perbatasan dua provinsi itu sudah muncul sejak 43 tahun silam. Persoalan itu mestinya tidak harus menunggu tahun 2085. "Tidak perlu sampai 2085, kedua provinsi harus memiliki political will segera menyelesaikan soal tapal batas ini, wajar saja warga mengeluh dan bingung dan ini menjadi aspirasi yang kita sampaikan ke pemerintah pusat," ujar Koordinator Daerah EKW 2085 Sumbar Hendri Irawan. Sementara itu tepat pukul 11.50 Kapsul Waktu sampai di Pendopo Bupati Muaro Bungo, Jambi. Sebelum diserahkan ke Koordinator Daerah EKW 2085 Jambi, Koordinator Daerah EKW 2085 Sumbar Hendri Irawan menandatangani penyerahan Kapsul Waktu berisi lima resolusi masyarakat yakni Aceh, Sumut, Riau, Kepri dan Sumbar. "Tugas sudah selesai selanjutnya kawan-kawan Jambi melanjutkan misi Ekspedisi Kapsul Waktu ini," ujar Hendri. (Musthafa Ritonga)
Kontroversi perbatasan dua provinsi itu sudah muncul sejak 43 tahun silam. Persoalan itu mestinya tidak harus menunggu tahun 2085. "Tidak perlu sampai 2085, kedua provinsi harus memiliki political will segera menyelesaikan soal tapal batas ini, wajar saja warga mengeluh dan bingung dan ini menjadi aspirasi yang kita sampaikan ke pemerintah pusat," ujar Koordinator Daerah EKW 2085 Sumbar Hendri Irawan. Sementara itu tepat pukul 11.50 Kapsul Waktu sampai di Pendopo Bupati Muaro Bungo, Jambi. Sebelum diserahkan ke Koordinator Daerah EKW 2085 Jambi, Koordinator Daerah EKW 2085 Sumbar Hendri Irawan menandatangani penyerahan Kapsul Waktu berisi lima resolusi masyarakat yakni Aceh, Sumut, Riau, Kepri dan Sumbar. "Tugas sudah selesai selanjutnya kawan-kawan Jambi melanjutkan misi Ekspedisi Kapsul Waktu ini," ujar Hendri. (Musthafa Ritonga) 




























