‘The Special One’ Bakal Angkat Kaki dari Stamford Bridge?

‘The Special One’ Bakal Angkat Kaki dari Stamford Bridge?
London – Chelsea tampil perkasa di Liga Inggris pada musim 2014 – 2015, dan bahkan keluar sebagai juara. Berkat prestasi cemerlang tersebut, para fans Chelsea tak henti-hentinya memberikan pujian kepada pelatih Chelsea, Jose Mourinho. Namun, kini kondisinya berbeda. Di luar dugaan di awal musim 2015 – 2016 Chelsea tampil buruk. Dari delapan pertandingan yang sudah dilakoni, The Blues hanya meraih delapan poin dan berada di posisi 16 klasemen sementara Liga Inggris. Raihan negatif itu kemudian menimbulkan rumor Mourinho bakal angkat kaki dari Stamford Bridge, markas Chelsea, dalam waktu dekat. Namun, dia menepis rumor tersebut. Pelatih asal Portugal yang dijuluki The Special One ini tetap percaya diri akan mampu membawa Chelsea ke empat besar. Dan bahkan dia mengatakan, pemilik Chlesea, Roman Abramovich, akan menyesal jika memecatnya. Sebab, Mourinho meyakini dirinya sebagai pelatih terbaik yang pernah mengarsiteki tim asal London Barat itu. "Hanya ada satu alasan saya untuk pergi. Jika mereka para pemain tidak lagi mempercayai saya untuk menjadi pelatih mereka, di situlah saya akan mengundurkan diri.  Mereka masih mendukung saya," kata mantan pelatih Real Madrid itu seperti dilansir Sportsmole, Senin (5/10/2015). Boleh saja Mourinho optimis. Namun, apabila dia tak berhasil mengangkat performa tim, dia bisa mengalami nasib seperti Brendan Rodgers. Rodgers dipecat sebagai pelatih Liverpool pada Senin (5/10) dini hari setelah klub itu meraih hasil minor. Apabila Mourinho dipecat, berbagai kalangan meyakini dia tak akan lama menganggur. Sebab, banyak klub besar yang ingin memakai jasanya. Pria yang acap kali membuat pernyataan kontroversial ini merupakan salah satu pelatih terbaik di dunia. Namanya mulai dikenal ketika melatih Porto dan membawa klub asal Portugal itu menjadi juara Liga Champions pada 2003. Prestasinya itu menarik perhatian Roman Abramovich. Mourinho kemudian bergabung dengan Chelsea pada 2 Juni 2004. Pada musim pertamanya membesut Chelsea (2004-2005), dia berhasil menjadikan Chelsea sebagai juara Liga Inggris setelah masa penantian selama 50 tahun. Pada musim berikutnya, 2005-2006, kembali ia mengantar Chelsea menjadi juara. Namun, pada pada musim ketiga, 2006-2007 Chelsea gagal mempertahankan gelar juara Liga Inggris. Kendati demikian mourinho tetap berhasil mengantarkan Chelsea meraih gelar ganda sebagai juara Piala Carling dan Piala FA. Pada 2007 hubungan Mourinho dan Abramovich retak. Abramovich kecewa karena Mourinho tak kunjung berhasil membawa Chelsea menjadi Liga Champions sejak direkrut pada 2004. Akhirnya pada 20 September 2007 Mourinho meninggalkan Stamford Bridge. Setelah itu Mourinho sempat menganggur selama sembilan bulan. Pada 2 Juni 2008 dia resmi diangkat sebagai pelatih Inter Milan, menggantikan Roberto Mancini . Pada 24 Agustus 2008, Mourinho memenangkan trofi pertamanya bagi Inter di Piala Super Italia usai menundukkan AS Roma 6–5 lewat adu penalti setelah berimbang 2–2 selama 120 menit pertandingan normal plus ekstra time. Mourinho melewati musim pertamanya dengan Inter Milan di Italia pada musim 2008-2009 dengan sukses kala Inter merebut gelar ke-17 Liga Italia Serie-A. Inter meraih gelar usai AC Milan kalah 1–2 dari Udinese. Atas keberhasilan ini, kontraknya diperpanjang hingga 2012. Musim 2009-2010 merupakan era keemasan Inter di bawah besutan Mourinho. Di musim itu Inter meraih treble winners, yakni juara Coppa Italia, Liga Italia, dan Liga Champions. Inter menjadi tim Italia pertama dalam sejarah yang meraih treble winners. Karena kesuksesannya itu, para fans dan pemilik Inter ingin Mourinho lebih lama lagi melatih Inter. Tapi, harapan itu sia-sia. Mourinho mencari tantangan lain dan bergabung dengan raksasa Spanyol, Real Madrid, pada 31 Mei 2010. Pada 21 April 2011 Mourinho memberikan trofi Copa del Rey kepada Real usai mengalahkan Barcelona 1–0 di partai final. 3 Mei 2012 adalah hari bersejarah untuknya, berhasil membawa Real Madrid juara La Liga yang ke-32, sekaligus menahbiskan rekor sebagai pelatih pertama dalam sejarah yang juara di tiga kompetisi klasik Eropa (Liga Inggris, Liga Italia, dan Liga Spanyol). Musim 2012 – 2013 Real Madrid paceklik gelar. Kegagalan Mourinho mempersembahkan trofi itu membuatnya ditendang dari Real Madrid. Ia kemudian kembali melatih Chelsea pada 10 juni 2013 dengan durasi kontrak selama empat tahun. (rol/arh)