Basarnas Perluas Pencarian Aviastar

Jakarta, Obsessionnews -Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) melanjutkan kembali operasi pencarian pesawat Aviastar yang hilang kontak, Minggu (3/10/2015) pagi. Basarnas memperluas pencarian menjadi enam sektor. (Baca: Pesawat Aviastar Dilarang Terbang) "Hari ini pencarian diperluas, ke sektor V dan sektor VI, karena di sini pantai semua tidak ada namanya jadi kita sebut sektor V dan sektor VI. Perluasan dari sebelumnya empat sektor menjadi enam sektor," ujar Direktur Operasi dan Latihan Basarnas, Brigjen TNI Marinir Ivan saat dihubungi Minggu (3/10). (Baca: Pesawat Avia Star Rute Masamba-Makassar Hilang Kontak) Pencarian sektor V dan sektor VI berpusat ke sebelah selatan dan sepanjang pantai. Tim juga akan menyisir pantai di sebelah timur. "Akan menyisir pantai Suli sampai Siwa, pantai sebelah timur dari enam sektor," tambah dia. Pencarian pesawat Aviastar DHC6/PK-BRM dengan nomor penerbangan MV 7503 itu sudah berlangsung sejak pukul 06.00 waktu setempat menggunakan jalur darat. Sedangkan dengan jalur udara, operasi pencarian akan dimulai pukul 07.00 waktu setempat. Kondisi cuaca di sekitar lokasi pencarian pagi ini dilaporkan baik. "Saya lihat bagus cuacanya, cerah," tambah dia. Pesawat Aviastar hilang kontak dari Menara Pemantau Bandara Andi Djemma pada Jumat (2/10) pada pukul 14.36 Wita. Pesawat yang mengangkut tiga kru dan tujuh penumpang itu bertolak dari Bandara Andi Djemma pukul 14.25 Wita atau 11 menit sebelumnya. Pesawat Aviastar DHC6/PK-BRM dengan nomor penerbangan MV 7503 itu dipiloti Capten Iri Afriadi, Co-Pilot Yudhistira dan teknisi Soekris Winarto. Tujuh penumpang yang ikut antara lain lima penumpang dewasa dan dua bayi, masing-masing bernama Nurul Fatimah Muhajir, Lisa Falentin, Riza Arman, M Nasir, Sakhi Arqam, M Natsir serta dua bayi bernama Afif dan Raya. (mntv)





























