Jokowi Lepas 60 Truk Beras Saat Pimpin Operasi Pasar di Kepala Gading

Jakarta, Obsessionnews - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin operasi pasar di kawasan Pergudangan Sunter Bulog Divre DKI Jakarta Jln. Perintis Kemerdekaan Kepala Gading Jakarta Utara. Dalam kesempatan itu Jokowi melepas 60 truk yang mengangkut beras untuk disebar ke pasar dan pemukiman warga di wilayah Jabodetabek. Operasi pasar dilakukan di 21 unit pasar dengan menyebar 480 to beras, meliputi Kemang Barat, Pasar Minggu, Kebayoran Lama, Perumnas Klender, Kramat Jati, Blok H Fatmawati, Lenteng Agung, Pondok Labu, Ciracas, Enjo, Klender SS, Rawamangun, Palmerah, Petojo Encle, Gembrong, Sunter, Koja, Teluk Gong, Grogol, Cengkareng, dan Jembatan Lima. "Tadi sudah kita dengarkan semuanya, tadi ada disampaikan target Rp 300 Rp sampai Rp 500 agar harga turun. Meski ada turun Rp 100, ada Rp 200, tapi kita ingin agar harga yang terjangkau itu ada di pasar dan stok ada," kata Jokowi, Jumat (2/10/2015). Jokowi mendapat laporan dari Badan Pusat Statistik bahwa ada kenaikan harga beras di pasaran sebesar 2 persen. Meski satu sisi memberi manfaat bagi petani, namun Jokowi menganggap operasi pasar perlu dilakukan agar tercapai harga yang wajar dan terjangkau oleh masyarakat. "Nah itulah sekarang yang ingin kita lakukan stabilisasi, pada pagi hari ini dengan operasi pasar. Supaya kenaikan itu tidak terus dan bisa dikendalikan pada harga-harga yang wajar, yang terjangkau," pungkas Presiden. Dirut Perum Bulog Djarot Kusumayakti menjelaskan operasi pasar yang dilakukan bertujuan untuk stabilisasi harga pangan dan untuk menunjukan bahwa pemerintah senantiasa hadir di saat harga pangan melonjak. Di sisi lain operasi pasar ini juga untuk mencegah ruang spekulasi yang dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. "Per hari ini gudang-gudang kami buka, pojok gudang untuk melayani setiap masyarakat yang membutuhkan," kata Djarot. Operasi pasar dilakukan secara serentak di lima kota besar yakni Jakarta, Medan, Bandung, Semarang dan Surabaya. Bolug menyediakan 300,000 ton beras premium untuk disebar ke seluruh Indonesia. Bersamaan dengan peluncuran operasi pasar Bulog juga menggelontorkan alokasi tambahan beras untuk keluarga pra sejahtera (rastra). "Maka akan ada pasokan tambah beras ke masyarakat 644 ribu ton. Diharapkan ada stabilitas harga," papar Djarot. Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga bertatap muka melalui video conference dengan berbagai kepala bulog di tingkat daerah untuk melaporkan penyaluran beras. Presiden turut didampingi Menteri BUMN Rini Soemarno dan Dirut Perum Bulog Djarot Kusumayakti. (Has)





























