Harga Minyak Turun Menunggu Data AS

Harga Minyak Turun Menunggu Data AS
Jakarta, Obsessionnews - Menyusul sesi fluktuasi lantaran para pelaku pasar menunggu laporan ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) untuk bulan September, harga minyak dunia berakhir dengan penurunan. Minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate untuk pengiriman November, dipatok turun 35 send menjadi 44,74 dolar AS perbarel di New York Mercantile Exchange. Sementara patokan Eropa, minya Brent untuk pengiriman bulan yang sama anjlok 68 sen menjadi 47,69 dolar AS perbarel di perdagangan London, Inggris. Sementara itu, di awal sesi, harga minyak dunia sempat naik kemudian anjlok. Broker sekaligus analis Tradition Energy Gene McGillian seperti dilansir AFP mengatakan kalau harga berfluktuasi tanpa arah. Selain itu, pasar juga kesulitan dengan apa yang dibutuhkan dan harus dilakukan. Pasar, sepertinya memanfaatkan momentum di sesi awal perdagangan dari data minyak AS yang dirilis Rabu lalu. Di sana, ditunjukkan kalau produksi minyak Paman Sam lebih rendah. Gene menyebutkan penurunan turunnya produksi minyak AS dari 9,6 juta barel perhari menjadi 9,0 juta barel perhari belum cukup untuk mengalihkan isu kelebihan pasokan minyak mentah. Data ekonomi AS masih bervariasi. Terkait aktifitas manufaktur, menunjukkan kegiatan hampir flat selama bulan September. Sementara itu, belanja konstruksi naik ke posisi paling tinggi selama kurun waktu tujuh tahun pada Agustus lalu. Para analis mengatakan, pasar minyak kemungkinan bakal mengambil isyarat pada Jumat dari pasar saham. Itu pun baru dilakukan setelah pengumuman laporan ketenagakerjaan AS. Hingga saat ini, analis memprediksi kalau AS bakal menambah 205 ribu pekerjaan pada September, serta tingkat pengangguran tetap pada posisi 5,1% dan termasuk paling rendah selama tujuh tahun terakhir.(Mahbub Junaidi)