Fadli Zon Akui Kinerja DPR Buruk

Jakarta, Obsessionnews - Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon mengakui, kinerja DPR masih buruk selama satu tahun ini, terutama dalam hal legislasi. Dimana sampai saat ini DPR hanya mampu menghasilkan 3 produk UU yang masuk dalam program legislasi nasional 2015. "Kita akui ada keterlambatan sekarang kita Percepat, bahkan kita minta dari Badan Legislasi, untuk sejauh mana sekarang upadate Prolegnas pembahasanya," ujar Fadli di DPR, Jumat (3/10/2015). Setidaknya ada 37 Rancangan Undang-Undang yang sudah masuk Prolegnas 2015. Namun, DPR hanya mampu menghasilkan 3 produk UU. Menurut Fadli lemahnya DPR dalam membuat UU, tidak bisa diberatkan kepada DPR saja, ada peran pemerintah yang berhak memberikan persetujuan. "Dalam pembuatan UU itu tidak bisa berdiri sendiri harus ada persetujuan dari pemerintah jadi ada 2 kali pembahasan bersama pemerintah," tuturnya. Namun disisi lain, DPR sendiri juga sebelumnya sempat terjadi ketegangan antara Koalisi Indonesia Hebat dan Koalisi Merah Putih. Diakui Fadli, perseturuan itu secara tidak langsung berdampak pada kinerja DPR di awal tahun 2015. "Ya itu juga majadi salah satu penyebabnya, kita ingat dulu sempat ada DPR tandingan," jelasnya. DPR kembali berjanji akan memperbaiki kinerja legislasi. Caranya dengan mengurusi masa reses di daerah pemilihan bagi anggota dewan. Serta menetapkan hari Rabu dan Kamis sebagai hari legislasi, meski kenyataannya wacana yang sudah didengungkan belum pernah terwujud. "Sudah kita kurangi, bahkan untuk masa yang akan datang besok ini kita reses itu hanya 2 minggu dan waktunya yang kita kurangi yang tadinya 3 minggu menjadi 2 minggu," jelasnya. (Albar).





























