Ditangkap, 'Wartawan' Gadungan Memeras Ketua Fraksi Nasdem Rp2 Juta

Jakarta, Obsessionnews - Petugas Pengamanan Dalam (Pamdal) DPR RI menangkap seorang 'wartawan' gadungan yang mencoba memeras Ketua Fraksi Partai Nasdem Victor Laiskodat dan anggota fraksi, Ali Umri, di Gedung Nusantara I lantai 22, DPR RI, Senayan, Jumat (3/10/2015). Pria yang bernama Firdaus itu mengaku sebagai wartawan foto dari Majalah Fokus. Ia membawa foto hasil editan pertemuan antar Victor dan Ali dengan Presiden Joko Widodo. Ia lantas pergi ke ruang fraksi dan meminta uang kepada Victor sebesar Rp 2 juta. "Dia minta uang Rp 2 juta ke Fraksi Nasdem, dikasih Rp 500 tidak terima," ujar salah satu Pamdal yang tengah menyeret Firdaus di DPR. [caption id="attachment_64454" align="aligncenter" width="640"]
Foto yang dibawa wartawan gadungan[/caption] Petugas Pamdal menceritakan, gerak gerik 'wartawan' gadungan itu sudah terlihat ketika dia mondar mandir di Gedung Nunsatara I dengan membawa foto berfigura. Petugas langsung menangkap Firdaus setelah mendapat telpon dari fraksi Nasdem bahwa ada 'wartawan' gadungan yang memeras pimpinan fraksi. "Kita tangkap di lantai 22, ada telpon dari Fraksi, ada 'wartawan' gadungan," katanya. Diketahui, foto itu ternyata foto editan alias palsu. Firdaus pun langsung digiring oleh petugas Pamdal dengan pengawalan ketat. Sesekali petugas Pamdal menjambak rambut, dan memukul kepala Firdaus. Ia digiring ke Posko keamanan DPR untuk dimintai keterangan. (Albar).
Foto yang dibawa wartawan gadungan[/caption] Petugas Pamdal menceritakan, gerak gerik 'wartawan' gadungan itu sudah terlihat ketika dia mondar mandir di Gedung Nunsatara I dengan membawa foto berfigura. Petugas langsung menangkap Firdaus setelah mendapat telpon dari fraksi Nasdem bahwa ada 'wartawan' gadungan yang memeras pimpinan fraksi. "Kita tangkap di lantai 22, ada telpon dari Fraksi, ada 'wartawan' gadungan," katanya. Diketahui, foto itu ternyata foto editan alias palsu. Firdaus pun langsung digiring oleh petugas Pamdal dengan pengawalan ketat. Sesekali petugas Pamdal menjambak rambut, dan memukul kepala Firdaus. Ia digiring ke Posko keamanan DPR untuk dimintai keterangan. (Albar). 




























