TdS Lanjut Ditengah Kabut Asap Mengepung

TdS Lanjut Ditengah Kabut Asap Mengepung
Padang, Obsessionnews - Kejuaraan balap sepeda Internasional Tour de Singkarak 2015 tetap dilaksanakan meskipun kabut asap menyelimuti wilayah Sumbar. Sementara itu, kabut asap di 19 kabupaten dan kota di wilayah Sumatera Barat (Sumbar) bervariasi, seperti di Kabupaten Pasaman, Sijunjung dan Dharmasraya. Asisten Deputi Pengembangan Segmen Pasar Personal Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Raseno Arya mengatakan, iven akbar yang dislelenggarana setiap tahun itu tetap dilaksanakan sesuai jadwal yang ditetapkan. "Kita bagaimana berharap Tds ini bisa berjalan dengan lancar. Kalau ada musibah, itu yang diatas. Tapi, kita berusaha mencari data-data ilmiah yang ada," kata Raseno usai rapat persiapan jelang Tds dilaksanan di Kantor Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Sumbar, Kamis (1/10). Rapat bersama pihak penyelenggara, BMKG, Dinas Kesehatan dan Imigrasi serta instansi terkait, memutuskan bahwa TdS akan tetap jalan. Pihaknya akan terus memantau perkembangan kabut asap bersama Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). "Kita bersama BMKG terus memantau perkembangan kabut asap dengan menggunakan alat yang canggih," ujar Raseno. Beranjak dari Tour de Siak yang batal dilaksanakan akibat kabut asap yang menyelimuti Pekanbaru, Riau, kata Raseno, kegiatan itu batal diselenggarakan sehari sebelum dilaksanakan. Hingga Kamis (1/10) 21 tim yang berpartisipasi di ajang bergengsi itu sudah mengkonfirmasi keikutsertaan mereka. Bahkan sejumlah tim sudah ada yang sampai di Padang, diantaranya dari Malaysia dan Brunai Darussalam. Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sijunjung mengatakan, kabut asap di wilayah itu semakin pekat dan tebal. Jarak pandang pada pagi hingga siang mencapai 100 meter. Kondisi asap dari siang sampai sore bertambah pendek antara 50-75 meter. "Kondisi seperti ini sudah berlangsung selama tiga hari ini dan bervariasi setiap kecamatan," kata Hadirwan saat dihubungi obsessionnews.com Kamis (1/10) sekitar pukul 19:28 WIB. Kondisi kabut asap yang menyelimuti wilayah Kabupaten Sijunjung tidak jauh beda dengan kabut asap yang menyelimuti Kabupaten Pasaman. Pencemaran udara akibat kabut asap di wilayah itu pada pagi hari sepanjang Kamis (1/10) level sangat tidak sehat. Kondisi udara pada siang hari berubah menjadi tidak sehat. "Pagi hari kondisinya sangat tidak sehat dan berubah menjadi tidak sehat sekitar pukul 10:00 WIB," kata Sayuti Pohan kepada obsessionnews.com saat dihubungi sekitar pukul 19:09 WIB. Sayuti Pohan mengatakan, jarak pandang akibat kabut di wilayah itu terbatas dan masih berada di atas 1000 meter. Sementara itu, Kasi Observasi dan Informasi BMKG Padang Budi Imam Samiaji mengatakan, jarak pandang selama dua hari ke depan terutama di bagian selatan Sumbar, yaitu, Dharmasraya, Sijunjung, Kabupaten Solok Selatan antara 300 -500 meter. "Jarak pandang bervariatif ya," kata Budi Iman Samiaji usai rapat. Kejuaraan balap sepeda Internasional TdS 2015 dilaksanakan dari tanggal 3-11 Oktober 2015. Kegiatan yang diiikuti 21 tim dari 36 negara itu akan menempuh jarak 1.300 kilometer melalui 18 kabupaten dan kota di Sumbar. (Musthafa Ritonga)