BPS: Harga Barang dan Jasa Turun Selama September 2015

BPS: Harga Barang dan Jasa Turun Selama September 2015
Jakarta, Obsessionnews - Selama bulan September 2015, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat penurunan harga barang dan jasa sebesar 0,5%. Ini, lantaran masa Idul Fitri pada Juli lalu telah lewat. Kepala BPS Suryamin seperti dilansir situs resmi BPS menyebutkan, pada masa Idul Fitri permintaan barang dan jasa melonjak. Namun, penurunan baru terasa pada September hingga memicu penurunan harga. Selanjutnya, dengan deflasi sebesar 0,5% pada September, laju inflasi secara tahunan menyentuh angka 6,83%. Sedangkan jika dikumulatifkan, inflasi selama tahun kalender berjalan mencapai 2,24%. Kalau dilihat lima hingga enam tahun ke belakang, Suryamin bilang, deflasi September tahun ini bukan tren baru. BPS mencatat, hal serupa pernah terjadi pada September 2013 sebesar 0,35%. Sumbangan inflasi paling tinggi sendiri berasal dari sektor pendidikan serta rekreasi yang mencapai 1,72%. Ini, disebabkan pada saat itu adalah tahun ajaran baru. Penyumbang deflasi paling tinggi, berasal dari bahan makanan sebesar 0,23%. Disusul sektor transportasi, komunikasi dan jasa keuangan sebanyak 0,09%. Kelompok penyumbang inflasi lain berasal dari makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,07%. Komponen lain yang turut menyumbang inflasi adalah perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,05%. Sedangkan kelompok sandang 0,06 %, kesehatan 0,02% dan pendidikan, rekreasi serta olahraga sebesar 0,07%. (Mahbub Junaidi)