UKM Catat Pertumbuhan Positif di Tengah Ancaman Krisis

UKM Catat Pertumbuhan Positif di Tengah Ancaman Krisis
Jakarta, Obsessionnews - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution menegaskan menguatkan nilai tukar rupiah terhadap dollar yang sudah tembus Rp 14,758,3 tak mempengaruhi usaha kecil menengah (UKM). Bahkan sektor ini bisa meraup keuntungan lebih banyak dari situasi sulit seperti saat ini. "Maksud saya walaupun tidak memadai sebenarnya pada momen seperti ini UKM itu banyak yang bisa menikmati keuntungan lebih banyak," kata Menko Perekonomian Darmin Nasution di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (29/9/2015). Menteri Darmin Nasution mengakui bahwa dalam beberapa hari terakhir sektor usaha yang cepat mencatatkan pertumbuhannya dari kegiatan ekspor yakni UKM seperti industri makanan dan minuman serta perhiasan. "Karena apa? Harga yang dia terima dalam rupiah lebih besar," ungkap Darmin. Sementara UKM yang hanya berorientasi pada pasar lokal ikut berpengaruh atau tidak, menurut Darmin akan tergantung dari pergerakan konsumsi dalam negeri. Dan itu sangat dipengaruhi oleh bagaimana APBN, raskin dan dana desa terealisasi dengan baik. "Sebenarnya mereka mungkn sdikit banyak terpengaruh. Tapi outputnya tergantung pengeluaran konsumsi kita. Walaupun dalam situasi rupiah melemah, permintaan melambat," katanya. (Has)