Sepp Blatter Menolak Mundur

Sepp Blatter Menolak Mundur
Zurich, Obsessionnews - Presiden FIFA, Sepp Blatter melalui pengacaranya mengatakan bahwa ia tetap Presiden FIFA sampai Februari 2016. Ia menyatakan sementara bungkam pada publik karena ada penyelidikan lanjutan di kantor pusat FIFA di Zurich, yang diadakan oleh pihak kejaksaan umum Swiss. Blatter dituduh melakukan perbuatan salah manajemen dan tidak pantas dalam pembayaran hak siar televisi yang ia tandatangani bersama Jack Warner, mantan ketua federasi sepakbola Karibia pada 2005 lalu. Ia juga dituduh melakukan pembayaran suap sebesar 1,35 juta poundsterling pada Presiden Asosiasi Sepakbola Eropa (UEFA), Michel Platini pada 2011. Blatter hari ini menyatakan pembayaran itu legal. Berikut kutipan pengumuman pengacara Blatter: "Presiden Blatter berbicara dengan stafnya hari ini bahwa ia kooperatif dengan pihak berwenang, menyangkal melakukan hal yang tak pantas dan ilegal, serta menyatakan diri tetap Presiden FIFA. Dalam soal Michel Plattini, Blatter mengatakan ia membayar mantan gelandang timnas Prancis itu untuk pekerjaan sebagai penasehat Presiden sejak 1998. Ia menjelaskan pada jaksa penyidik bahwa pembayaran itu legal dan terhitung dalam anggaran FIFA, masuk dalam dana kontribusi keamanan sosial. Karena ada penyelidikan lanjutan, kami tak menjawab pertanyaan saat ini" Hari ini Presiden FIFA berusia 79 itu tetap masuk kantor seperti biasa setelah diinterograsi oleh pihak berwenang Swiss. Blatter dan Platini terus diinvestigasi oleh komite etik FIFA. Blatter akan mundur dari Presiden FIFA pada Februari 2016, ketika pemilihan presiden darurat diadakan. Rencana ini dibuat oleh Blatter sendiri hanya empat hari setelah ia kembali dipilih sebagai presiden FIFA untuk kelima kalinya pada Mei lalu. Pasalnya sejumlah pejabat senior FIFA ditahan polisi Swiss karena kasus suap ditubuh badan sepakbola dunia itu. (skysport/baron)