Inilah Kisah Dibalik Peristiwa Haji

Inilah Kisah Dibalik Peristiwa Haji
Padang, Obsessionnews - Menunaikan ibadah haji ke tanah suci memiliki kisah tersendiri bagi setiap jamaah, apalagi pada saat melaksanakan ibadah haji terjadi peristiwa yang membawa duka bagi ummat. Selama pelaksanaan, terjadi tiga kali peristiwa di tanah suci. Sesaat setelah badai pasir disusul crane jatuh yang mengakibatkan korban jiwa bagi jamaah. Kemudian peristiwa Mina yang mengundang duka mendalam bagi ummat. Komandan Koren (Danrem) 032/Wirabraja, Brigadir Jenderal Widagdo Hendro Sukoco mengisahkan bahwa perisitiwa yang terjadi selama pelaksanaan ibadah haji, merupakan kejadian diluar perkiraan manusia. "Peristiwa itu bagi saya pribadi, diluar perhitunganlah," kata Widagdo sesaat setelah mendarat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Kabupaten Padang Pariaman, Selasa (29/9). Widagdo Hendro Sukoco Selasa (29/9) malam sampai di BIM setelah selesai menunaikan ibadah haji. Pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GA 3401 yang membawa Danrem bersama 447 jamaah haji lainnya, mendarat di BIM sekitar pukul 20:58 WIB. Widagdo Hendro Sukoco mengatakan, perisitiwa Mina yang menyebabkan banyak jamaah haji meninggal, diluar perhitungan. Akses yang dibangun Pemerintah Arab Saudi untuk melempar jumrah, sudah dipersiapkan sedemikian rupa. Akses menuju ke sana dibangun terowongan berlantai lima dan jalannya lebar. Demikian juga dengan badai pasir yang terjadi. Peristiwa tersebut meruoakan kejadian yang paling besar selama 12 tahun terakhir. "Yang saya dengar, badai pasir yang terjadi saat pelaksanaan ibadah haji, adalah yang paling besar selama 12 tahun ini," kata Widagdo. Widagdo Hendro Sukoco menunaikan ibadah haji bersama Nyonya Widagdo Hendro Sukoco. (Musthafa Ritonga)