DPR Setuju Pemerintah Tolak Bantuan Asing Tangani Kebakaran Hutan

Jakarta, Obsessionnews - Pihak DPR RI mendukung pemerintah agar menanggani sendiri bencana kebakaran hutan di Sumatera dan Kalimantan, dengan menolak bantuan asing. Sebab, bantuan asing dikhawatirkan memiliki maksud lain dengan banyak 'embel-embel' di belakangnya. "Memang betul karena mungkin ada sangkut pautnya ingin mengetahui hal yang jauh atau hal yang lain," ujar Wakil Ketua DPR, Agus Hermanto, di DPR, Selasa (29/9/2015). Karena itu, pemerintah diminta bekerja ekstra cepat untuk mengatasi persoalan tersebut. Pasalnya, bencana asap dan kebakaran hutan sudah menjadi bencana nasional, lantaran dampak yang ditimbulkan telah menganggu dan meresahkan masyarakat luas. "Pemerintah sekarang ini harus sigap tegas dan trengginas dalam mengatasi kebakaran hutan ini karena memang ini sudah menjadi bencana nasional," tuturnya. Lantaran sudah menjadi bencana nasional, lanjut Agus, maka penanganananya harus ditangani secara nasional. "Saya melihat kurang serius pemerintah dalam menangani kebakaran hutan sehingga saya mendorong pemerintah jauh lebih tegas dan tepat. Kita nggak usah malu malu untuk mengatakan ini bencana nasional yang merugikan dan menyengsarakan rakyat Indonesia secara drastis," jelasnya. Kebakaran hutan di Sumatera tepatnya di Jampi dan Riau sudah terjadi hampir lebih dari dua bulan. Kebakaran itu menyebar ke Pontianak dan Palangkaraya. Pemerintah sendiri sudah giat melakukan upaya pemadaman. Bahkan, Bareskrim Polri sudah menetapkan 7 orang dari 7 perusahaan perhutaanan yang sengaja membakar hutan untuk kepentingan pribadi. (Albar)





























