SMESCO Festival Kembali Digelar

Jakarta, Obsessionnews - Kementerian Koperasi dan UKM menggelar SMESCO Festival ke-13 tahun 2015. Event ini adalah ajang promosi produk unggulan Koperasi dan UKM untuk mendukung perwujudan Nawa Cita yakni penumbuhan dan pengembangan kewirausahaan dan meningkatkan produktivitas dan daya saing KUKM. SMESCO Festival juga merupakan ekspose puncak prestasi pemberdayaan KUKM yang dilakukan oleh pemerintah pusat dan daerah, lintas kementerian dan lembaga yang diselenggarakan secara rutin setiap tahun sejak 2003 sebagai rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun Koperasi. Melalui acara ini, diharapkan dapat meningkatkan omzet KUKM. "Ini bukan abis pameran terus berhenti di situ saja tidak, tapi omzetnya baik. Kita ingin yang sukses (KUKM) ataupun yang gagal kita akan selalu monitor," ujar Sekretaris Kemenkop dan UKM Agus Muharram di kantornya, Jakarta, Senin (28/9/2015). Agus mengatakan dengan situasi pertumbuhan ekonomi yang masih melambat pemerintah harus berperan menggerakkan sektor KUKM. Caranya adalah dengan mengajak mereka terlibat dan setiap event pameran. Sebab KUKM merupakan sektor usaha yang sangat tahan terhadap situasi krisis. "Tentunya bisa meningkatkan omzetnya dan pendapatan yang meningkatkan bisa mensejahterakan dan kemajuan KUKM di Indonesia akan semakin bermanfaat bagi perekonomian nasional," tandasnya. SMESCO Festival ke-13 tahun 2015 telah diperbaharui dan ditingkatkan kualitas penyelenggaraannya sehingga berbeda dengan pameran-pameran sejenisnya. Dalam festival kali ini akan memamerkan produk-produk unggulan KUKM Indonesia pilihan kurator profesional di bidangnya. "Sehingga SMESCO Festival ini diharapkan menjadi icon dan identitas pameran koperasi dan UKM Indonesia yang selalu ditunggu-tunggu," kata Deputi bidang Pemasaran dan Jaringan Usaha Kemenkop dan UKM, Emilia Suhaimi. SMESCO Festival akan diselenggarakan pada 1 - 4 Oktober 2015 di Hall A-B Jakarta Convention Center. Peserta ditargetkan berjumlah 780 yang berasal Koperasi, UKM, Mitra Usaha UKM, Asosiasi dan Kementerian terkait. Sedangkan total transaksi diharapkan bisa mencapai Rp 21 miliar dari 21 ribu pengunjung. (Has)





























