35 Shelter Siap Dibangun Setelah 6 Tahun Gempa Guncang Sumbar

35 Shelter Siap Dibangun Setelah 6 Tahun Gempa Guncang Sumbar
Padang, Obsessionnews - Enam tahun pasca gempa berkekuatan 7,6 Skala Rivhter mengguncang Sumatera Barat (Sumbar) 30 September 2009, 35 shelter selesai dibangun dari 600 kebutuhan shelter di Sumbar. Kepala Dinas Prasarana Jalan dan Tata Pemukiman (Disprasjaltarkim) Sumbar, Suprapto mengatakan, 35 shelter yang sudah siap dibangun, tempatkan di zona merah rawan Tsunami. Shelter dibangun, berfungsi sebagai tempat menyelamatkan bagi warga apabila terjadi gempa yang diiringi tsunami. Suprapto mengatakan, kebutuhan shelter di Sumbar sebanyak 600 unit. Kebutuhan itu untuk jangka panjang selama 25 tahun sejak gempa 2009 terjadi. Pembangunan shelter tidak bisa dilakukan banyak sekaligus, karena persoalan dana. Akibat anggaran yang terbatas, maka pembangunannya dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Tahun ini Disprasjaltarkim Sumbar akan membangun empat shelter, masing-masing satu di kawasan Ulak Karang, Padang dan tiga lainnya di Pesisir Selatan. Empat bangunan shelter dananya bersumber dari APBD dan APBN dan tiga unit diantaranya didanai dari APBD dan satu unit dana dari APBN. "Diperkirakan total dana dari APBD untuk tiga shelter itu Rp9 miliar. Sementara untuk shelter dari dana APBN dengan total biaya Rp20 miliar," ujarnya. Suprapto mengatakan, kapasitas daya tampung yang didanani dari APBD masing-masing sebanyak 200 orang. Sementara, kapasitas daya tampung untuk shelter yang didanai dari APBN sebanyak 1.000 orang. (Musthafa Ritonga)