314 Jemaah Haji Pakistan Hilang dalam Insiden Mina

314 Jemaah Haji Pakistan Hilang dalam Insiden Mina
Mina - Seorang pejabat tinggi Pakistan mengabarkan hilangnya 314 jemaah haji negara ini dalam insiden lempar jumrah di Mina. Abu Ahmad Akif, Direktur Jenderal Haji Pakistan di Arab Saudi pada Jumat (25/9/2015) mengatakan, insiden di Mina telah merenggut nyawa tujuh jemaah haji Pakistan dan melukai enam lainnya. Sementara 314 jemaah haji hilang. "Awalnya ada laporan bahwa 402 warga Pakistan hilang;Namun kami berhasil menghubungi 86 orang Pakistan. Dokter-dokter kami yang hadir di rumah duka terus berusaha untuk mendapatkan rincian lebih lanjut, " imbuhnya seperti dilansir jaringan televisi Geo. Asad Raza Gilani, mantan anggota parlemen Pakistan termasuk dari jemaah haji yang hilang. Akif lebih lanjut menuturkan, pemerintah Arab Saudi akan segera mengumumkan final tentang jumlah jemaah haji yang meninggal dunia dan terluka dalam insiden di Mina. Laporan terbaru menyebutkan bahwa jumlah jemaah haji yang meninggal dunia di Mina mencapai sekitar 1.300 orang. Tragedi Mina1225 Jamaah Indonesia Hilang? Sebanyak 225 jamaah hilang atau belum kembali ke tenda di Mina sejak kejadian di Mina, Kamis pagi (24/9) lalu. Hingga kini, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi masih menelusuri rumah sakit, pemondokan, dan Masjidil Haram, untuk mencari jamaah. Menurut Kepala Daerah Kerja Makkah PPIH Arab Saudi Arsyad Hidayat, ratusan jamaah yang belum kembali ke tenda di Mina itu berasal dari tiga kelompok terbang (Kloter). Jemaah yang belum kembali tersebut berasal dari Kloter 14 embarkasi Batam (BTH 14) sebanyak 14 orang, Kloter 48 embarkasi Surabaya (SUB 49) sebanyak 19 orang, dan Kloter 19 embarkasi Jakarta-Bekasi (JKS 19) sebanyak 192 orang. "Ketiga kloter ini maktabnya bertempat di Mina Jadid," ujar Arsyad, Jumat (26/9). Kloter BTH 14 tinggal di Maktab 1 Mina, SUB 48 tinggal di Maktab 2 Mina, dan JKS 61 tinggal di Maktab 7 Mina. Sampai Jumat pukul 07.00 WAS, kata Arsyad, sebanyak 225 jemaah belum kembali ke tenda di Mina sejak tragedi Kamis pagi tersebut. "Jemaah yang belum kembali ada kemungkinan sebagian kembali ke hotel di mana mereka menginap, karena jarak dari hotel ke Jamarat (tempat lempar jumrah) lebih dekat dibandingkan dengan dari tenda mereka menginap di Mina Jadid," duganya. [caption id="attachment_62832" align="aligncenter" width="640"]Di Mina, para jemaah haji kerikil di Mina sebagai simbol sedang melempari setan. (bbc.co.uk) Di Mina, para jemaah haji kerikil di Mina sebagai simbol sedang melempari setan. (bbc.co.uk)[/caption] Menurut Arsyad, PPIH Arab Saudi terus berupaya mencari para jamaah yang hilang setelah peristiwa di Jalan 204. Langkah pertama yang dilakukan, yaitu menginventarisir data jemaah dari para ketua kloter yang pada waktu tersebut diduga melintas di sekitar tempat kejadian. Selain itu, PPIH Arab Saudi melakukan penyisiran jamaah yang dirawat di seluruh rumah sakit milik Pemerintah Arab Saudi di Kota Makkah. Dia menambahkan, rumah sakit yang disisir seperti RS Al Noor, RS King Abdullah, dan RS Jizrul Mina. Ia menambahkan, PPIH Arab Saudi juga mengerahkan petugas pengamanan untuk mencari di semua pemondokan dan Sektor Khusus untuk mengecek di Masjidil Haram. Sebab, ada kemungkinan jamaah yang belum kembali ke tenda di Mina karena pulang ke pemondokan. (Irib.ir/Red)