Inilah 5 Faktor Penyebab Rupiah Merosot

Inilah 5 Faktor Penyebab Rupiah Merosot
Jakarta, Obsessionnews - Pada Jumat (25/9/2015) pagi, ‎mata uang Rupiah makin merosot karena Dolar merambat naik menjadi Rp14,709 per dolar AS alias sudah mendekati Rp15.000. Pengamat Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI) Jakarta, Salamuddin Daeng yang juga Peneliti The Indonesia for Global Justice (IGJ) memaparkan lima faktor penyebab rupiah merosot sebagai berikut:‎ 1. Kenaikan harga-harga/inflasi yang tinggi dan tidak terkendali. Sementara pada saat yang sama daya beli masyarakat jatuh. Keadaan ini membuat investor tidak tertarik melakukan investasi.‎ 2. Neraca eksternal yang buruk, surplus perdagangan rendah, defisit transaksi berjalan yang tinggi. 3. APBN yang tidak realistis baik asumsi tentang penerimaan, pengeluaran, nilai tukar, suku bunga SUN, inflasi, ‎pemerintah menipu diri sendiri. 4. Mega proyek ambisius dan tidak realistis, dan didasari semata mata oleh keinginan bagi-bagi proyek oligarki penguasa. 5. Melemahnya ekonomi China yang menjadi sekutu dagang Indonesia, melemahnya harga komoditas yang menjadi andalan ekspor Indonesia. Kedua pelemahan tersebut akan berlangsung lama. Sementara pada saat yang sama terjadi penguatan kebijakan moneter USA.‎ Dari kelima hal tersebut, tegas Salamuddin, hanya satu yakni faktor 5 yang merupakan faktor luar. “Selebihnya adalah faktor internal berkaitan dengan tata kelola ekonomi dan pemerintahan sendiri yang tidak kompeten dan tidak kredibel,” ungkapnya. (Ars) rupiah-2