Asap di Wilayah Sumbar Menipis

Padang, Obsessionnew s- Kabut asap yang menyelimuti wilayah Sumatera Barat (Sumbar), pada Sabtu (26/9) hingga Minggu (26/9) diperkirakan menipis, karena potensi hujan di daerah itu hampir merata di seluruh daerah. Kepala Seksi Observasi dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Padang, Budi Iman Samiaji mengatakan, berdasarkan prakiraan cuaca di Sumbar hari Sabtu, secara umum berpotensi hujan ringan pada pagi hingga sore hari. “Kalau sudah hujan, tentunya asap akan menipis. Karena, hujan mampu menurunkan partikel-partikel yang ada pada kabut asap tersebut,” kata Budi, Jum'at (25/9). Berdasarkan perkiraan BMKG, potensi hujan ringan tidak merata durasi singkat akan terjadi di sebagian Padang Pariaman, Kota Pariaman dan sebagian Kota Padang. “Kondisi cuaca pada siang hingga sore didominasi berawan. Begitu juga pada sore hingga malam hari juga berawan,” kata Budi Iman Samiaji. Dijelaskannya, selain di tiga daerah tersebut, potensi hujan ringan hingga sedang durasi singkat tidak merata juga akan terjadi di wilayah Pasaman Barat, Tiku dan sebagian Padang Pariaman. Kemudian, Padang, Kota Pariaman, sebagian Padang Panjang, sebagian Agam dataran tinggi, hingga meluas ke Bukittinggi dan Sebagian Tanah Datar, Mentawai, sebagian Kabupaten Solok dan sebagian Pesisir Selatan. Kondisi cuaca dini hari hingga pagi hari Sabtu (26/9) cuaca lebih didominasi berawan dan berpotensi hujan ringan di wilayah Kabupaten Kepulauan Mentawai. Sedangkan, suhu di wilayah Sumbar minimal 22,8 derajat celcius dan maksimal berada pada angka 30,5 derajat celcius dengan kelembaban mencapai 74 hingga 98 persen. Budi mengatakan, wilayah Sumbar terutama bagian pesisir, angin dari tenggara menuju barat daya bertiup dengan kecepatan minimal 08 hingga 15 km/jam dan kecepatan maksimum mencapai 30 km/jam. "Berbeda dengan Sumbar bagian daratan, dimana variabel kecepatan rata-rata angin antara 10 sampai 15 km/jam dan maksim 25 km/jam," ujar Budi. Sementara itu, berdasarkan informasi cuaca pelabuhan, kata Budi, arah angin yang bertiup ke tenggara dengan kecepatan 05-10 knot, membuat tinggi gelombang laut berkisar 0,50 sampai 1,25 Meter. Kondisi asap di wilayah Kota Padang Jum'at (25/9) semakin menipis dibanding pada Kamis (24/9). Asap semakin berkurang seiring hujan yang turun pada Kamis malam sehingga memperpanjang jarang pandang. (Musthafa Ritonga)





























