Rupiah Terus Jeblok, Ditutup Rp14.551/USD

Jakarta, Obsessionnews - Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) masih dibayangi aura negatif sehingga membuat nilai tukar rupiah masih tidak berdaya dan terus di area pelemahan. Tidak dinaikkannya suku bunga AS oleh the Fed ternyata tidak mampu mengangkat kejayaan nilai tukar rupiah. Menurut data Bloomberg, Selasa (22/9/2015), nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.551 per USD. Sedangkan menurut data Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.590. Sementara itu, menurut Jakarta Interbank Spot Dolar Rate (Jisdor), nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.486 per USD. (Baca: Duh, Rupiah Dibuka Anjlok, Rp14.640/USD) Pergerakan nilai tukar rupiah yang melemah terhadap USD ini serupa dengan laju Indeks Harga Saham Gabungan. Sore ini, IHSG masih ditutup melemah. IHSG tidak bisa mempertahankan kinerjanya yang sempat bergerak positif. IHSG Selasa 22 September ditutup 32,04 poin atau setara 0,7 persen ke posisi 4.344. Senada, indeks saham unggulan LQ45 juga melemah 7,26 poin atau setara 1,0 persen ke 729. Serta JII melemah 7,12 poin ke 576. Sore ini, hanya sektor perkebunan dan pertambangan saja yang masih mempertahankan penguatannya, yakni masing-masing sebesar 3,62 poin dan 2,61 poin. Sedangkan sektor konsumer memimpin pelemahan dengan merosot sebesar 36,15 poin. (mtv/rez)





























