Meski Gagal Panen, Gak Ngaruh Pada Kebutuhan Pangan

Padang, Obsessionnews - Kebutuhan pangan untuk tahun 2016 diperkirakan tidak akan terpengaruh akibat gagal panen puluhan haktare (Ha) sawah di sejumlah daerah di Sumatera Barat (Sumbar). Gagal panen terjadi akibat kekeringan yang terjadi dalam tahun. Kepala Badan Ketahanan Pangan Sumbar, Efendi, memperkirakan gagal panen yang terjadi di sejumlah daerah akibat kekeringan, tidak akan mempengaruhi jumlah stok padi di tahun mendatang secara signifkan. Effendi tidak khawatir mempengaruhi terhadap kebutuhan pangan tahun depan, karena arela lahan yang gagal panen tidak luas. "Laporan yang diterima gagal panen puluhan hektare. Jika sudah mencapai 180 ribu Ha sawah yang mengalami gagal panen, baru bisa mempengaruhi stok padi di tahun 2016," kata Efendi saat dihubungi, Rabu (23/9). Efendi mengatakan, lahan persawahan yang tersedia di Sumbar seluas 230 ribu Ha. Setiap hektar rata-rata menghasilkan 5 ton padi. Dari total areal persawahan yang tersedia, Sumbar mengalami surplus 900 ribu ton setiap tahun. Meski terjadi gagal panen, Badan Ketahanan Pangan Sumbar membantu perbaikan irigasi agar air yang mengalir ke sawah warga lancar. Upaya itu dalam rangka membantu petani agar tidak merugi. (Musthafa Ritonga)





























