Akibat Asap, Rupari Evakuasi Empat Siswa dari Riau ke Padang

Akibat Asap, Rupari Evakuasi Empat Siswa dari Riau ke Padang
Padang, Obsessionnews - Langkah Rumpun Perempuan dan Anak Riau (Rupari) yang sebelumnya ditulis Seruni, untuk mengevakuasi empat siswa dari Pekanbaru, Riau ke Padang, Sumatera Barat, sangat tepat untuk menyelamatkan mereka dari korban kabut asap yang semaki tebal dan tidak sehat. Direktur Women Crisis Centre (WCC) Nurani Perempuan Padang, Yefri Heriani, mengatakan mengevakuasi korban kabut asap di Riau tidak harus ke tempat yang berbiaya besar dan sederhana juga bagus. "Tempat evakuasi ke tempat yang nyaman buat anak-anak, tidak harus berbiaya besar. Tempat evakuasi yang baik bisa dijangkau semua kalangan," kata Yefri Heriani Minggu (20/9). Yefri Heriani mengatakan, NGO yang konsen terhadap pendampingan korban kekerasan terhadap perempuan dan anak Riau itu mengevakuasi empat siswa itu ke Padang, karena pemerintah daerah setempat dirasa kurang merespon kondisi yang terjadi. Rumpun Perempuan dan Anak Riau (Rupari) adalah sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Pekanbaru Riau yang konsen terhadap pendampingan korban kekerasan terhadap perempuan dan anak. Manajer Pendampingan Korban Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak (Rupari) Santi mengatakan, pihaknya berinisiatif mengungsikan ke empat siswa itu ke Padang, karena kondisi udara akibat kabut asap di Riau sudah berbahaya. "Kelompok paling rentan terhadap penyekit adalah anak-anak. Untuk menyelamatkan mereka dari gangguan pernafasan seperti Infeksi Saluran Pernafasan Akut (Ispa), kita evakuasi mereka ke sini," kata Santi. Santi mengatakan, selama di Padang sejak hari Kamis, siswa yang terdiri dari seorang laki-laki dan tiga perempuan itu ditempatkan di Sekretariat WCC Nurani Perempuan Padang Jalan Anggrek 12, Komplek Flamboyan. Mereka didampingi langsung Manajer Pendampingan Korban Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak Rupari. (Musthafa Ritonga)