KCJ Luncurkan Mesin dan Stiker Berteknologi Buat Penumpang KRL

Jakarta, Obsessionnews - PT. KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) kembali menghadirkan teknologi baru Vending Machine dan Stiker Multi Trip. Ini merupakan inovasi hasil karya anak negeri dalam mengembangkan dan peningkatan layanan berbasis teknologi informasi modern, yang mempermudah penumpang transportasi Kereta Rel Listrik (KRL). “Vending machine dilengkapi fitur layanan isi ulang Kartu Multi Trip (KMT), layanan pembelian Tiket Harian Berjamin (THB) dan layanan isi ulang THB dan refund THB,” ujar Direktur Utama PT KCJ Muhammad Nurul Fadilla, Jumat (18/9/2015) di kantor Stasiun Juanda, Jakarta. Selain dilengkapi fitur pengembalian uang, Vending machine ini hanya bisa menerima mata uang kertas pecahan Rp.20 ribu, Rp.10 ribu, Rp.5 ribu, Rp.2 ribu dan seribu rupiah.
Hingga akhir tahun ini, akan segera dipasang 50 unit vending machine di sejumlah stasiun di wilayah Jabodetabek. Begitu juga dengan Stiker Mutli Trip (SMT) yang mengadopsi teknologi NFC yang telah banyak dipakai oleh telepon seluler. Pemilihan ukuran SMT lebih kecil ini dapat digunakan penumpang dengan menempelkan stikernya ditelepon selulernya, karena proteksi anti metal. Serta, penumpang dapat menempelkan stiker ini di barang-barang lain yang biasa mereka bawa saat KRL. Stiker ini dijual seharga Rp.50.000, dan dalam waktu dekat pengguna dapat memperolehnya diloket stasiun-stasiun Jabodetabek. (Popi Rahim)
Hingga akhir tahun ini, akan segera dipasang 50 unit vending machine di sejumlah stasiun di wilayah Jabodetabek. Begitu juga dengan Stiker Mutli Trip (SMT) yang mengadopsi teknologi NFC yang telah banyak dipakai oleh telepon seluler. Pemilihan ukuran SMT lebih kecil ini dapat digunakan penumpang dengan menempelkan stikernya ditelepon selulernya, karena proteksi anti metal. Serta, penumpang dapat menempelkan stiker ini di barang-barang lain yang biasa mereka bawa saat KRL. Stiker ini dijual seharga Rp.50.000, dan dalam waktu dekat pengguna dapat memperolehnya diloket stasiun-stasiun Jabodetabek. (Popi Rahim) 




























