Pemkot Bandung Siapkan 30 Ribu Kalung Layak untuk Hewan Qurban

Pemkot Bandung Siapkan 30 Ribu Kalung Layak untuk Hewan Qurban
Bandung, Obsessionnews - Sedikitnya 30 ribu kalung layak dan sehat disiapkan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan-KP) Pemerintah Kota Bandung untuk hewan qurban yang dijual. Menurut Kepala Distani-KP kota Bandung Elly Wasliah, Kamis (17/9), ke-30 ribu kalung tersebut akan dikalungkan oleh 58 petugas pemeriksa kesehatan hewan qurban (Anti Mortem) yang tengah melakukan pemeriksaan sampai sehari sebelum Idul Adha. "Para petugas anti mortem ini akan memeriksa hewan qurban, baik sapi maupun kambing yang tersebar di jalanan wilayah kota Bandung atau 151 Kelurahan  dan 30 Kecamatan," ujar Elly. elly sehat dan layak2 Para petugas ini akan menginventarisasi semua pedagang yang ada di jalan, memeriksa kesehatan hewan qurban, menyeleksi dan mengidentifikasi persyaratan hewan qurban. Selain itu menurut Elly, para petugas akan memberikan ciri kalung sehat bagi hewan yang sudah diseleksi layak dan dinyatakan sehat, bahkan Distan KP kota Bandung dijadwalkan akan memberikan pembinaan kepada pedagang agar memelihara kebersihan, keamanan dan keindahan dengan aparat kewilayahan serta mendata asal hewan qurban. kurban1 Elly menambahkan, Distan-KP kota Bandung memprediksi terjadi kenaikan jumlah hewan qurban sebanyak 5 persen dibanding tahun 2014. Data hewan qurban tahun 2014 yang diperiksa kesehatan sebanyak 26.271 ekor, terdiri atas 20.782 ekor domba/kambing dan 5939 ekor sapi. Dari jumlah tersebut sapi sehat yang layak 5852 ekor, tidak layak 87 ekor atau tidak cukup umur. Sementara domba/kambing yang tidak layak sebanyak 2212 dari jumlah kambing yang diperiksa sebanyak 18570 ekor. a-sapi1 Total jumlah 2138 ekor sapi tidak cukup umur, 73 ekor sakit mata atau pink eye dan 1 ekor kambing cacar atau orf. Elly juga menyebutkan jumlah pemotongan sapi tahun lalu sebanyak 7857 ekor dan kambing sebanyak 17208 ekor. Untuk petugas Post Mortem akan akan bekerja pada Hari Raya Idul Adha 1436 sampai hari Tasyrik berakhir dan bertugas memeriksa daging qurban yang sudah disembelih, karena dikhawatirkan daging sapi atau domba memiliki penyakit diantaranya mengandung cacing. (Dudy Supriyadi)