Jelang MEA dan Ultah Bandung, Pemkot-LIA Gelar English Competition

Jelang MEA dan Ultah Bandung, Pemkot-LIA Gelar English Competition
Bandung, Obsessionnews - Pemerintah Kota Bandung bekerjasama dengan yayasan penyelenggara kursus Bahasa Inggris, Lembaga Indonesia Amerika (LIA) menyelenggarakan English Competition di Ruang Serbaguna, Balaikota Bandung, Jalan Wastukancana Bandung, Kamis (17/9). Kegiatan lomba diikuti seluruh Aparatur Sipil Negara dilingkungan Pemerintah Kota Bandung. Menurut Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Evie Shaleha, ada sekitar 22 Satuan kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang mengikuti perlombaan tersebut. Evi mengatakan tujuan diadakan lomba bahasa Inggris untuk memperkuat komitmen para PNS di Bandung melaksankan program Kamis Inggris. "Untuk memotivasi dan memperkuat komitmen mereka kita bekerjasama dengan yayasan LIA," ujarnya. english competition1 Selain itu juga, lomba diadakan dalam menyambut hari Ulang Tahun Kota Bandung ke-205, sehingga kegiatan diharapkan kegiatan tersebut berlangsung secara rutin. "Mudah-mudahan ini bisa berlanjut secara rutin. Ini bagian dari usaha kita mendorong teman-teman PNS berbahasa Inggris,"ungkapnya Sementara itu menurut, Asisten III Pemkot Bandung, Dandan Riza Wardhana, kegiatan lomba Bahasa Inggris untuk mempersiapkan PNS Kota Bandung dalam menghadapi pasar bebas ekonomi Asean (MEA). "Oleh karena itu kita harus siap. Ini sangat penting, kompetensi yang harus disiapkan dengan benar," imbuhnya. english competition2 Ditempat yang sama, Direktur LIA Buah Batu, Shofwan Azhar Solihin, pihaknya ingin berkontribusi dalam HUT Kota Bandung ke-205, maka LIA ingin menyemangati para PNS untuk berani tampil dan bicara di depan umum. "Kita ingin menyemangati teman-teman PNS untuk berani tampil dan bicara sesuai program Pak Walikota tentang Kamis Inggris," tuturnya Menurut Shofwan Bandung sudah menjadi kota yang mendunia, hal terlihat dari kesuksesannya dalam menyelenggarakan Konferensi Asia Afrika ke-60 beberapa waktu lalu, sehingga masyarakat harus mendukung program berbahasa Inggris tersebut. "Harus didukung oleh masyarakat dan aparatanya bahwa kota ini merupakan bagian dari penduduk dunia,"pungkasnya. (Dudy Supriyadi)