Surya Paloh Sesalkan Setnov dan Fadli Zon Temui Donald Trump

Jakarta, Obsessionnews – Hujan kritikan terhadap Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) dan Wakil Ketua DPR Fadli Zon yang bertemu dengan calon Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di AS, Kamis (3/9/2015), terus mengalir. Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh termasuk yang mengkritisi hal tersebut. Surya menilai kedua pimpinan DPR itu tidak tepat menemui Trump yang tengah berkampanye mencalonkan diri sebagai Presiden AS dari Partai Republik. (Baca: Setya Novanto dan Fadli Zon Langgar Konstitusi) "Jelas di sana ada pelanggaran etik mau apa pun alasannya," kata Surya Paloh di kantor DPP NasDem, Jakarta Pusat, Selasa (15/9/2015). Dia menyesalkan alasan yang diberikan Setnov dan Fadli untuk memancing investor masuk ke Indonesia dalam pertemuannya dengan Trump. Menurutnya, apapun alasan yang dikemukakan Setnov dan Fadli, secara etika tidak tepat pimpinan DPR itu melakukan pertemuan dengan Trump. "Fungsi DPR bisa macam-macam selagi berjalan dengan akal sehat. Tetapi harus sesuai dengan etika yang mengikat dengan fungsi dan perannya masing-masing. Tapi kita tidak bisa berdalih seperti ini. Masyarakat bisa marah dengan ini," tandasnya. Surya menyerahkan kasus Setnov dan Fadli Zon ini kepada Majelis Kehormatan Dewan (MKD) untuk diusut secara tuntas. (mtvn/arh)





























