Neraca Perdagangan Surplus Jangan Gembira Dulu

Neraca Perdagangan Surplus Jangan Gembira Dulu
Jakarta, Obsessionnews - Meski catatan kinerja ekspor mencapai surplus sebesar 6,2 miliar dolar AS, Menteri Perdagangan Thomas Lembong mengatakan, jangan terlalu gembira dulu sebab fluktuasi ekspor impor bakal terjadi. "Yang lebih penting lihat tren-nya secara fundamental," kata dia di kantornya di Jakarta, Rabu (16/9). Dari sisi tren, Lembong bilang masih memprihatinkan dan perlu diwaspadai. Sebab ini merupakan tahap ketiga berturut-turut kalau pertumbuhan perdagangan global masih berada di bawah pertumbuhan ekonomi dunia yang dipatok International Monetary Fund (IMF). "Pertumbuhan perdagangan global hanya 1,3 persen. Sedang pertumbuhan ekonomi 3 persen," sebut dia. Meski kondisi global masih terbilang berat, Lembong memastikan pihaknya bakal bekerja keras dan tegas dalam mengimplementasikan semua kebijakan demi mendorong ekspor serta rasionalisasi impor. Asal tahu saja. Surplus neraca perdagangan pada Januari hingga Agustus 2015 ditopang non migas sebesar 10,8 miliar dolar AS. Sementara neraca perdagangan migas sendiri mengalami defisit 4,6 miliar dolar AS. (Mahbub Junaidi)