Kementerian Desa Gandeng BTN Biayai Rumah Transmigran

Kementerian Desa Gandeng BTN Biayai Rumah Transmigran
Jakarta, Obsessionnews - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi menggandeng Bank Tabungan Negara (BTN) membiayai pembangunan perumahan transmigran. "Bagaimanapun juga peran perbankan penting untuk mendukung pembangun bangsa kita. Kerjasama ini adalah awal yang baik, seluruh potensi yang kita miliki harus kita manfaatkan sebanyak-banyaknya," ujar Menteri Desa, Marwan Jafar, seperti dilansir laman Kementerian Desa. Marwan mengajak BTN untuk turut serta mengembangkan kawasan transmigrasi yang saat ini menjadi program prioritas dari Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi. (baca juga: Marwan Akan Hapus Hambatan Birokratis Dalam Memajukan Desa) "Banyak yang bisa kita kerjasamakan, nanti secara detail akan disampaikan dan dikerjakan oleh para dirjen. Misalnya, dengan membangun rumah di 609 kawasan transmigrasi, daerah tertinggal yang jauh dari aksesibilitas perbankan," tandasnya. Sebagai kementerian yang diproyeksikan untuk pembangunan pedesaan, daerah tertinggal, dan daerah transmigrasi, Menteri Marwan juga berharap Coorporate Sosial Responsibility Bank BTN bisa dipergunakan untuk mensejahterakan masyarakat pedesaan.  (baca juga: HUT ke-70 RI, BTN Bedah RUmah 45 Veteran di Papua) "Melalui kementerian ini, BTN bisa lebih dikenal oleh masyarakat desa. Apalagi jika BTN memberikan CSR, karena hal itu menunjukkan bahwa BTN mempunyai kepedulian terhadap masyarakat," imbuhnya. MARWAN JAFAR 3 Menurut Menteri Marwan, BTN merupakan salah satu pionir yang patut dibanggakan dalam membangun masyarakat pedesaan. "Kerjasama ini akan kita teruskan lebih mendetail, agar BTN lebih dikenal dan bermanfaat kepada masyarakat perdesaan," tutupnya. Sementara itu, Direktur Utama BTN, Maryono mengaku tersanjung mendapatkan kepecayaan untuk menjalin MoU dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. (baca juga: BTN Targetkan Perolehan Dana Murah Lebih Rp3 Triliun ) "Bank BTN ingin memberikan layanan terbaik, dimana kementerian desa merupakan suatu kawasan baru yang perlu mendapatkan layanan perbankan," tandasnya. BTN, imbuh Maryono menjelaskan berbagai produk unggulan untuk memfasilitasi masyarakat di pedesaan. "BTN mulai melakukan servis dengan digital banking. Saat ini bank BTN mengembangkan produk tabungan cermat yang bisa digunakan untuk masyarakat yang sangat miskin. Kami saat ini konsentrasi di daerah Jawa Tengah dan daerah Sumatera," pungkas Maryono. (rez)