Tunjuk Dirdik dari Bareskrim, KPK Klaim Sudah Lewat Seleksi

Jakarta, Obsessionnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya punya Direktur Penyidikan (Dirdik), setelah Wakil Direktur Tipikor (Wadirripikor) Bareskrim Polri Kombes Pol Aris Budiman ditunjuk sebagai pejabat baru. Penunjukan perwira menengah dari Mabes Polri itu dibenarkan oleh Pelaksana Tugas Wakil Ketua KPK, Johan Budi SP. "Sudah terpilih yaitu Kombes Pol Aris Budiman," ujar Johan Budi di kantornya, Jln HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Senin (14/9/2015). Johan mengatakan Aris terpilih dari hasil seleksi ketat bersama 7 orang calon lainnya. Seleksi tersebut diikuti tidak hanya calon dari Polri, tapi juga dari Kejaksaan. Tahapan seleksi telah digelar sejak tiga bulan lalu, dan hanya dua orang yang masuk pada seleksi akhir. Salah satunya yakni Aris yang juga pernah menjadi direktur Kriminal Khusus Polda Metro Jaya. "Semua kandidat sudah dites. Sebelumnya ada 4 calon dari kejaksaan dan 4 calon dari kepolisian, lalu dilakukan tes sejak 3 bulan lalu, tapi memang tidak diekspose ke publik. Setelah dites lalu mengerucut menjadi 2 orang nama dan dipilih Kombes Pol Aris," ungkap Johan. Johan memastikan tiap penetapan jabatan di KPK diproses melalui penelusuran aset, Aris diklaim telah melewati proses tracking dan klarifikasi harta kekayaan. "Bukan hanya pejabat yang baru, tapi pegawai KPK lain juga melakukan klarifikasi dan tracking harta kekayaan, akhirnya terpilih yang terbaik dari yang baik," terang dia. Kombes Pol Aris Budiman terpilih setelah beberapa waktu posisi tersebut di KPK mengalami kekosongan. Sebelumnya, posisi Dirdik hanya dijabat oleh Plt yang juga berasal dari kepolisian yaitu Kombes Pol Endang Tarsa hingga Februari 2015. Namun sejak terjadi konflik KPK-Polri maka jabatan Endang dicopot. Setelah Endang tidak lagi menjadi Plt Dirdik, posisi Dirdik juga kembali dijabat Plt Dirdik yang berasal dari jaksa. Johan belum memastikan kapan pelantikan Aris sebagai Direktur Penyidikan KPK. KPK saat ini juga sedang mencari orang yang akan menjabat di posisi strategis lain. "Saat ini juga sedang dilakukan seleksi Deputi Pencegahan setelah posisi itu saya tinggalkan karena ditunjuk sebagai Plt Wakil Ketua KPK, lalu sedang dicari juga Deputi Penindakan, Kabiro Umum dan Kabiro Hukum," jelasnya. (Has)





























