Katrol Jatuh, 107 Jamaah Haji Meninggal

Akibat katrol yang ambruk di Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi, korban meninggal telah mencapai sedikitnya 107 orang jamaah haji. Berikut ini adalah daftar diantara para korban cedera dan atau meninggal dunia. 1. ITI RASTI DARMINI, No. Paspor: B0716645, Kloter: JKS – 023 (Keterangan: Wafat) 2. MASNAULI SIJUADIL HASIBUAN, No. Paspor: B1061545, Kloter: MES – 009 (Wafat) 3. SUJI SYARBAINI IRONO, No Paspor: B1306321, Kloter: BTH – 014 (dirawat BPHI Makkah) 4. ERNAWATI MUHAMMAD SAAD, No. Paspor A4761751, Kloter: BTH – 001 (dirawat di RSAS) 5. KURSIA NANTING LEMBONG, No. Paspor B0507644, Kloter: BTH – 017 (dirawat di RSAS) 6. NASRIAH BINTI MUHAMMAD ABDURRAHMAN, No Paspor: B1175082, Kloter: BTJ – 001, (dirawat di RSAS) 7. ARDIAN SUKARNO EFFIEN, No. Paspor: B0907275, Kloter: JKG – 007, (dirawat di RSAS) 8. TETI HERAWATI MAD SALEH, No. Paspor: B0941422, Kloter: JKS – 005, (dirawat di RSAS) 9. APIP SAHRONI ROHMAN, No. Paspor: B0941479, Kloter: JKS – 005, (dirawat di RSAS) 10. EMMIWATY JANAHAR SALEH, No Paspor: B1354467, Kloter: MES – 008, (dirawat di RSAS) 11. NUR BAIK NASUTION, No. Paspor: B1061239, Kloter: MES – 009, (dirawat di RSAS) 12. SOPIAH TAIZIR NASUTION, No. Paspor: A6773447, Kloter: MES – 009, (dirawat di RSAS) 13. TRI MURTI ALI, No. Paspor: B0396519, Kloter: PDG – 003, (dirawat di RSAS) 14. ZULFITRI ZAINI HAJI, No. Paspor: A3910753, Kloter: PDG – 003, ( dirawat di RSAS) 15. ZALNIWARTI MUNAF UMMA, No. Paspor: B0393772, Kloter: PDG – 004, (dirawat di RSAS) 16. ALI SABRI SELAMUN, No. Paspor: B0785804, Kloter: PDG – 007, (dirawat di RSAS) 17. UMI DALIJAH AMAT RAIS, No. Paspor B0957604, Kloter: SOC – 024, (dirawat di RSAS) 18. ENDANG KASWINARNI POERWOMARTON, No. Paspor: B1107076, Kloter: SOC – 046, (dirawat di RSAS) 19. DJUMALI JAMARI SETRO WIJOYO, No. Paspor: B1496896, Kloter: SOC – 052, (dirawat di RSAS) 20. MURODI YAHYA KASANI, No. Paspor: B0754094, Kloter: SUB – 001, ( dirawat di RSAS) 21. HASAN MANSUR AHMAD, No. Paspor: B0746467, KLoter: SUB – 010, (dirawat di RSAS) 22. SAINTEN SAID TARUB, No. Paspor: B0992684, Kloter: SUB – 015, (dirawat di RSAS) 23. NURUDDIN BAASITH SUJIYONO, No. Paspor: B1035292, Kloter: SUB – 021, (dirawat di RSAS) 24. ISNAINY FADJARIJAH ABDUL DJUMALI, No. Paspor: B1052806, Kloter SUB – 021, (dirawat di RSAS) 25. SAHARMI UMAR PASSIRE, No. Paspor: B0590380, Kloter: UPG – 002, (dirawat di RSAS) 26. NORMA LATANG KULASSE, No. Paspor: B1161965, Kloter: UPG – 005, (dirawat di RSAS) 27. ROSNALLANG CACO BABA, No. Paspor: B0901348, Kloter: UPG – 005, (dirawat di RSAS) 28. HADIAH SYAMSUDDIN SAK, No. Paspor: B1162080, Kloter: UPG – 015, (dirawat di RSAS) 29. MUHAMMAD HARUN ABDUL HAMID, No . Paspor: B1163100, Kloter: UPG – 016, (dirawat di RSAS) 30. FATMAWATI ABDUL JALIL, No. Paspor: B1162645, KLoter: UPG – 018, (dirawat di RSAS) 31. ABDUL JALIL CONCI LETA, No. Paspor: B1162600, Kloter: UPG – 018, (dirawat di RSAS) 32. ROSDIANA MUDU TOHENG, No. Paspor: B1162756, Kloter: UPG – 018, (dirawat di RSAS);dan 33. ERNI SAMPE DOSEN,, No. Paspor: B1162715, Kloter: UPG – 018, (dirawat di RSAS). [caption id="attachment_60526" align="aligncenter" width="640"]
Penyelidikan akan dilakukan untuk meninjau kerusakan dan tingkat keselamatan di sekitar Masjidil Haram. (bbc.co.uk)[/caption] Jumlah korban meninggal akibat katrol yang ambruk di Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi, telah mencapai sedikitnya 107 orang, dua di antara mereka merupakan warga negara Indonesia (WNI). Keterangan resmi Otoritas Pertahanan Sipil Arab Saudi menyatakan korban terus bertambah sejak katrol ambruk pada Jumat (11/09), pukul 17.23 waktu setempat. Hingga Sabtu (12/09) dini hari, jumlah korban meninggal telah melampaui 100 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak dua orang merupakan WNI. Berdasarkan keterangan kantor urusan haji Konsulat Jenderal RI di Jeddah, dua korban bernama Masnauli Hasibuan dari embarkasi Medan (MES 09) dan Siti Rasti Darmini dari embarkasi Jakarta-Bekasi (JKS 03). Adapun korban cedera secara keseluruhan mencapai lebih dari 230 orang. Sedikitnya 23 orang ialah WNI. Mereka dirawat di Rumah Sakit An Nur, Rumah Sakit Jahir, dan Rumah Sakit King Abdullah. Angin Kencang Direktur Jenderal badan tersebut, Letnan Sulayman Bin-Abdullah al-Amr, mengatakan angin kencang berkecepatan 83 km/jam dan hujan deras merupakan penyebab insiden. Foto dari tempat kejadian memperlihatkan alat derek berwarna merah yang besar jatuh menembus atap masjid. Insiden itu, menurut Al-Amr, terjadi manakala para jemaah tengah mengikut salat Jumat. Dia menambahkan bahwa penyelidikan akan dilakukan untuk meninjau kerusakan dan tingkat keselamatan di sekitar Masjidil Haram. (Red/bbc.co.uk)
Penyelidikan akan dilakukan untuk meninjau kerusakan dan tingkat keselamatan di sekitar Masjidil Haram. (bbc.co.uk)[/caption] Jumlah korban meninggal akibat katrol yang ambruk di Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi, telah mencapai sedikitnya 107 orang, dua di antara mereka merupakan warga negara Indonesia (WNI). Keterangan resmi Otoritas Pertahanan Sipil Arab Saudi menyatakan korban terus bertambah sejak katrol ambruk pada Jumat (11/09), pukul 17.23 waktu setempat. Hingga Sabtu (12/09) dini hari, jumlah korban meninggal telah melampaui 100 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak dua orang merupakan WNI. Berdasarkan keterangan kantor urusan haji Konsulat Jenderal RI di Jeddah, dua korban bernama Masnauli Hasibuan dari embarkasi Medan (MES 09) dan Siti Rasti Darmini dari embarkasi Jakarta-Bekasi (JKS 03). Adapun korban cedera secara keseluruhan mencapai lebih dari 230 orang. Sedikitnya 23 orang ialah WNI. Mereka dirawat di Rumah Sakit An Nur, Rumah Sakit Jahir, dan Rumah Sakit King Abdullah. Angin Kencang Direktur Jenderal badan tersebut, Letnan Sulayman Bin-Abdullah al-Amr, mengatakan angin kencang berkecepatan 83 km/jam dan hujan deras merupakan penyebab insiden. Foto dari tempat kejadian memperlihatkan alat derek berwarna merah yang besar jatuh menembus atap masjid. Insiden itu, menurut Al-Amr, terjadi manakala para jemaah tengah mengikut salat Jumat. Dia menambahkan bahwa penyelidikan akan dilakukan untuk meninjau kerusakan dan tingkat keselamatan di sekitar Masjidil Haram. (Red/bbc.co.uk) 




























