Kabut Asap Menipis, Siswa Masih Libur

Padang, Obsessionnews - Kabut asap di wilayah Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar) sudah mulai menipis akibat hujan. Meski sudah menipis, peserta didik di daerah itu masih diliburkan. Kepala Pelakana BPBD Tanahdatar Mukhlis mengatakan peserta didik di daerah itu diliburkan, keputusan pemerintah setempat berdasarkan pertimbangan kabut asap yang semakin semakin tebal dan kualitas udara semakin buruk. Atas pertimbangan itu, pemerintah meliburkan peserta didik sejak hari Kamis hingga Sabtu (12/9), karena dikhawatirkan akan mengganggu kesehatan siswa seperti Infeksi Saluran Pernafasan Akut atau Ispa. "Siswa masih libur, karena keputusan itu kan diambil pada hari Rabu setelah melihat perkembangan bahwa kabut asap semakin tebal dan kualitas udara sudah tidak sehat," kata Mukhlis kepada obsessionnews.com saat dihubungi Sabtu (12/9) sekitar pukul 12:55 WIB. Muhklis mengatakan, hujan yang terjadi di wilayah itu tidak terlalu memengaruhi kabut asap. Selain intensitas hujan yang turun rendah, juga tidak merata. "Hujan yang turun disini tidak merata dan itupun curah hujannya rendah," kata Mukhlis. Mukhlis mengatakan, selain meliburkan siswa, pihaknya juga sudah menyiapkan masker untuk dibagikan kepada siswa dan masyarakat. Masker dibagikan, sebagai antisipasi apabila keluar dianjurkan memakai masker. Diperkirakan, jarak pandang akibat kabut asap hari ini sekitar 2.000 sampai 3.000 meter. Sejak hari Rabu hingga hari ini, peserta didik mulai dari PAUD, TK, SD, SMP dan SMA di Kabupaten Tanah Datar, diliburkan menyusul peningkatan kabut asap. Seluruh sekolah selama tiga hari tidak belajar untuk menghindari dampak buruk terhadadap kesehatan siswa akibat kualitas usara semakin buruk akibat kabut asap. Kepala Dinas Pendidikan Tanah Datar Indra Kesuma mengatak jumlah SD di daerah itu terdapat 300 SD. Sekolah SMP terdapat 53 dan 18 SMA serta 8 SMK. Pada hari Senin siswa kembali datang ke sekolah sambil evaluasi apakah meliburkan siswa atau melaksanakan proses belajar mengajar seperti biasa. Sementara itu, ketebalan kabut asap di Kota Padang hari ini terpantau bertambah tebal setelah dua hari tidak diguyur hujan. Sejalan dengan keteban kabut asap, jarak pandang juga bertambah pendek jika dibanding dengan hari Jum'at (11/9). (Musthafa Ritonga)





























