Mengenal Pemikiran Bung Hatta Lewat Buku 'Membangun Koperasi'

Jakarta, Obsessionnews - Gagasan dan pemikiran Bung Hatta soal koperasi diterbitkan kembali dalam sebuah buku berjudul "Membangun Koperasi dan Koperasi Membangun". Upaya penerbitan ulang yang telah dirintis sejak 1971 itu bertujuan untuk mewujudkan sendi utama yang mendidik dan memperkuat demokrasi sebagai cita-cita bangsa yang selalu didengungkan Bung Hatta. Buku Membangun Koperasi dan Koperasi Membangun ini merupakan buah karya pemikiran intens Muhammad Hatta. Buku itu kembali diterbitkan oleh Kompas yang diprakarsai Koperasi Nasional AKU MANDIRI dan Kementerian Koperasi dan UKM. "Ini sumbangan pemikiran yang progresif yang harus dipelihara dan diperkenalkan terus kepada generasi muda kita," ujar Ketua Koperasi Nasional Reza Fabianus yang turut serta merintis upaya penerbitan, saat peluncuran di gedung Kemenkop dan UKM, Jakarta, Jumat (11/9/2015). Buku itu memuat tentang gagasan dan pemikiran Bung Hatta pada hari koperasi nasional meliputi renungan hari koperasi, koperasi jembatan ke demokrasi ekonomi, sampai dimanakah koperasi, pendidikan koperasi, koperasi dan pembangunan, koperasi dalam semangat perbuatan, membangun koperasi, dan tinjauan koperasi. Hal lain yang juga termaktub dalam buku itu di antaranya ekonomi Indonesia di masa datang, koperasi di Indonesia, koperasi sebagai institut pendidikan auto-aktivita dan budi pekerti ekonomi murni, kita membangun, pidato dalam Rapat Besar Tokoh-Tokoh Koperasi seluruh Indonesia mengenai UU Koperasi di Lembang 2 Mei 1958, pendidikan menengah koperasi, memperbaiki nasib bersama dengan koperasi, koperasi kembali ke jalan yang benar, dan cita-cita koperasi dalam pasal 33 UUD 1945. Kementerian Koperasi dan UKM menyambut baik penerbitan buku Bapak Proklamator RI itu. Sesmenkop dan UKM, Agus Muharram berharap buku itu bisa menjadi refleksi bersama agar bisa berperan bagi segenap pemangku kepentingan bangsa. "Saya sangat menghargai upaya penerbitan kembali buku ini. Saya mengajak mari kita semua memilikinya lalu BCL yaitu baca, camkan dan laksanakan," katanya. Sementara, Meutia Hatta mewakili pihak keluarga mengatakan diterbitkannya kembali buku itu relevan dengan budaya bangsa Indonesia yang menghemat asas gotong royong. "Dalam koperasi manusia diingatkan untuk selalu bekerja sama, jangan tergantung dengan orang lain," katanya. Peluncuran buku dilakukan di Gedung Kementerian Koperasi dan UKM Jakarta, dengan dihadiri putri sulung Bung Hatta Meutia Hatta, Mantan Ketua Umum Dekopin Sri Edi Swasono, Semenkop dan UKM Agus Muharram, ekonom Dawam Rahardjo, budayawan Jaya Suprana, Ketua Akses Suroto, dan sejumlah tokoh koperasi Indonesia. (Has)





























