Lelang Jabatan Perlu Dievaluasi

Lelang Jabatan Perlu Dievaluasi
Padang, Obsessionnews - kebijakan pemerintah memberlakukan sistem lelang jabatan untuk mengangkat pejabat perlu dievaluasi ulang, karena memiliki dampak yang kuran harmonis dalam hubungan kerja. Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Indonesia (UI) Prof Jimly Asshiddiqie mengatakan, hubungan kerja perlu harmonisasi dalam unit kerja. Loyalitas pegawai terhadap pimpinan dan bawahan terhadap atasan semakin berkurang. "Sistem karir menjadi berkurang dan kesetiaan atasan bawahan juga semakin berkurang. Sekarang semua jabatan dilelang," kata Jimly Asshiddiqie saat bertindak sebagai pembicara utama pada Konferensi Nasional Hukum Tata Negara ke-2 yang diselenggarakan oleh Pusat Studi Konstitusi (Pusako) Universitas Andalas bekerja sama dengan DPD RI Kamis malam (10/9). Jimly Asshiddiqie juga mengatakan, akan memunculkan anggapan bahwa jabatan sebagai komoditas sehingga perlu diburu dan diperebutkan. Malah bagi pegawai yang berpotensi, mereka enggan mengikutinya. Jimly di Padang2 Di lain sisi, membuka peluang pekerjaan baru, sehingga banyak orang mengajukan diri untuk mencari jabatan. Perubahan demikian, akan menyebabkan pegawai karir mengalami demoralisasi, serta menurunnya inisiatif dan kreatifitas karena menunggu kultur baru pemimpin yang direkrut, karena di semua eselon diberlakukan sama harus melalui lelang jabatan. kemudian membuka semacam profesi baru yaitu panitia seleksi atau tim seleksi karena banyak jabatan yang harus diisi dan melibatkan banyak orang yang akan mengisi jabatan tersebut. Acara dengan tema 'Menata Proses Seleksi Pimpinan Lembaga Negara' dibuka secara resmi Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Irman Gusman. Irman Gusman mengapresiasi acara itu dengan harapan bisa memperbaiki sistem birokrasi di Indonesia demi mewujudkan sistem demokrasi yang lebih baik. (Musthofa Ritonga)